PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Sandiaga: Tim Hukum Terus Berkonsolidasi Jelang Sidang MK Kedua
Jakarta, Riauin.com - Cawapres Sandiaga Uno mengatakan tim hukum Prabowo-Sandi terus melakukan konsolidasi menjelang sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Tim hukum rencananya akan terus berkonsolidasi (jelang sidang MK kedua), dan terus akan melaporkan kepada Pak Prabowo dan saya, dalam beberapa jam ke depan," ujar Sandiaga di kediamannya, Jalan Pulo Bangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jaksel, Minggu (16/6/2019).
Sandiaga mengatakan, dalam menghadapi sidang sengketa Pilpres 2019, Prabowo dan dia telah mempercayakan sepenuhnya kepada tim hukum. Sandi menyebut kini tim hukum Prabowo-Sandi tengah menyiapkan konstruksi argumen untuk menghadapi sidang kedua itu.
Selain itu, Sandiaga mengajak semua pihak menghormati segala proses persidangan. Sandiaga mengimbau para pendukungnya agar tidak berbondong-bondong turun ke kawasan sekitar MK.
"Kami sangat mengapresiasi para relawan yang terus masih mendoakan kita. Untuk menjaga situasi kondusif dan salah satu yang dipantau oleh bukan hanya masyarakat kita tapi masyarakat internasional juga adalah bagaimana situasi keamanan dan situasi ekonomi," kata Sandiaga.
Sebelumnya diketahui, Prabowo-Sandiaga, yang menggugat hasil Pilpres 2019 ke MK, tak akan menghadiri persidangan hingga akhir. Prabowo-Sandi mempercayakan sepenuhnya proses hukum di MK ke tim kuasa hukum.
"Kita sudah putuskan kita tidak akan hadir di Mahkamah konstitusi," kata Sandiaga.(int/nol)
"Tim hukum rencananya akan terus berkonsolidasi (jelang sidang MK kedua), dan terus akan melaporkan kepada Pak Prabowo dan saya, dalam beberapa jam ke depan," ujar Sandiaga di kediamannya, Jalan Pulo Bangkeng, Selong, Kebayoran Baru, Jaksel, Minggu (16/6/2019).
Sandiaga mengatakan, dalam menghadapi sidang sengketa Pilpres 2019, Prabowo dan dia telah mempercayakan sepenuhnya kepada tim hukum. Sandi menyebut kini tim hukum Prabowo-Sandi tengah menyiapkan konstruksi argumen untuk menghadapi sidang kedua itu.
Selain itu, Sandiaga mengajak semua pihak menghormati segala proses persidangan. Sandiaga mengimbau para pendukungnya agar tidak berbondong-bondong turun ke kawasan sekitar MK.
"Kami sangat mengapresiasi para relawan yang terus masih mendoakan kita. Untuk menjaga situasi kondusif dan salah satu yang dipantau oleh bukan hanya masyarakat kita tapi masyarakat internasional juga adalah bagaimana situasi keamanan dan situasi ekonomi," kata Sandiaga.
Sebelumnya diketahui, Prabowo-Sandiaga, yang menggugat hasil Pilpres 2019 ke MK, tak akan menghadiri persidangan hingga akhir. Prabowo-Sandi mempercayakan sepenuhnya proses hukum di MK ke tim kuasa hukum.
"Kita sudah putuskan kita tidak akan hadir di Mahkamah konstitusi," kata Sandiaga.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK