PILIHAN
436 Mobil Dinas Pemprov Riau sudah Dikandangkan, Penyerahan Paling Lambat 31 Mei
PEKANBARU, Riauin.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta untuk mengumpulkan mobil dinas (Mobdin) paling lambat pada 31 Mei 2019.
Hal itu ditegaskan langsung Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat melihat progres pengumpulan mobdin Pemprov Riau di halaman belakang rumah dinas Gubernur Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (29/5/2019).
Dalam tinjauannya Gubri didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi dan beberapa staf.
"Saat ini sudah 436 mobil dinas yang terkumpul. Pengumpulan mobdin masih terus berjalan, dan paling lambat penyerahan mobil sampai 31 Mei," katanya.
Lebih lanjut Gubri mengatakan, pengumpulan mobil dinas sebagai lanjut imbauan KPK dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Namun mobil yang dikumpulkan ada pengecualiannya. Dimana mobil yang digunakan untuk tugas selama untuk kelancaran mudik lebaran dibebaskan.
"Tak semua mobil dikumpulkan. Ada juga yang kami akomodir, khususnya mobil yang digunakan oleh petugas, misalnya di Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan untuk menunjang tugas selama lebaran," paparnya.
"Mobil yang digunakan itu sudah seizin kami. Jadi yang kami akomodir untuk tugas sekarang maupun nanti pada waktu lebaran," pungkasnya.(int/nol)
Hal itu ditegaskan langsung Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar saat melihat progres pengumpulan mobdin Pemprov Riau di halaman belakang rumah dinas Gubernur Riau, jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (29/5/2019).
Dalam tinjauannya Gubri didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi dan beberapa staf.
"Saat ini sudah 436 mobil dinas yang terkumpul. Pengumpulan mobdin masih terus berjalan, dan paling lambat penyerahan mobil sampai 31 Mei," katanya.
Lebih lanjut Gubri mengatakan, pengumpulan mobil dinas sebagai lanjut imbauan KPK dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). Namun mobil yang dikumpulkan ada pengecualiannya. Dimana mobil yang digunakan untuk tugas selama untuk kelancaran mudik lebaran dibebaskan.
"Tak semua mobil dikumpulkan. Ada juga yang kami akomodir, khususnya mobil yang digunakan oleh petugas, misalnya di Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan untuk menunjang tugas selama lebaran," paparnya.
"Mobil yang digunakan itu sudah seizin kami. Jadi yang kami akomodir untuk tugas sekarang maupun nanti pada waktu lebaran," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah