Ditegaskan sejumlah masyarakat, bahwa kerusakan jalan sekitar 2 kilometer menuju Desa Ulak Patian dan Desa RBS disebabkan tingginya curah hujan, sehingga badan jalan sering terendam air.‎ hal itu berdampak terhadap akses masyarakat keluar atau masuk ke desa terganggu akibat rusak.
Sikapi kerusakan jalan ke Desa Ulak Patian dan RBS, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Rohul Anton ST, MM, melalui Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Rohul Khoirul Fahmi mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan lakukan perbaikan.
Kata Khoirul, untuk perbaikan ruas jalan belum bisa dilakukan Dinas PUPR Rohul, karena kini intensitas curah hujan masih cukup tinggi. Alat berat dinas sempat masuk, namun perbaikan belum bisa dilakukan, menunggu musim kemarau.
“Kita sudah pernah menurunkan alat berat, tapi karena cuaca hujan sangat tinggi persbaikan menunggu kemarau. Kita mohon ke Desa RBS dan Ulak Patian, agar membuat proposal untuk perbaikan lagi. Nantinya saat kemarau dan cuaca bagus, kita akan masukkan alat berat ke sana," janji Khoirul, Jumat (22/2/2019) lalu.
Khoirul mengaku, saat ini kerusakan jalan memang sangat parah. Bila dipaksakan alat berat masuk, dikhawatirkan kerusakan jalan menuju Desa Ulak Patian dan Desa RBS akan semakin parah lagi.
Kerusakan jalan ke Desa Ulak Patian dan Desa RBS lebih disebabkan jalan yang rendah, sehingga di musim hujan sering terendam. Padahal, kata Khoirul, jalan ini sebelumnya sudah bisa dilalui mobil sejenis sedan.
Tambah Khoirul, Dinas PUPR Rohul juga sudah berusaha melakukan peningkatan jalan ke dua desa di Kecamatan Kepenuhan tersebut. Seperti peningkatan jalan aspal dibantu Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 sekitar 5 kilometer.‎
Menurutnya, untuk perbaikan jalan sampai ke Desa RBS akan membutuhkan dana yang tidak sedikit, dan perlu dilakukan peningkatan jalan sekitar 16 kilometer.(int/nol)