Kebocoran pipa gas yang menyemburkan api tersebut berhasil dikendalikan setelah dilakukan penutupan aliran gas. Api berhasil padam sepenuhnya pada sekitar pukul 23:50 WIB.
"Kegiatan perbaikan sementara pipa telah selesai pada Senin dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB. Kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan selamat. Kami akan melanjutkan perbaikan pipa secara permanen dengan mengganti bagian pipa yang telah rusak," cakap Yanto Sianipar selaku Sr Vice President PGPA Chevron, Senin (17/9/2018).
PT CPI mengapresiasi dukungan penuh jajaran Polres Bengkalis dan pihak-pihak terkait lainnya sehingga koordinasi penanganan insiden ini berjalan dengan baik guna memastikan keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
"PT CPI saat ini terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab kejadian ini," ungkapnya lagi sembari bersyukur tidak ada korban jiwa maupun cedera akibat kejadian tersebut.
Sementara itu, pihak kepolisian Polres Bengkalis sudah mengamankan satu orang tersangka kasus kebocoran gas milik Chevron. Ia adalah JPT (23) warga Jalan Periuk nomor 18 Kelurahan Aek Muara Pinang Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga (Sumut) yang merupakan operator alat berat dalam sebuah pengerjaan jembatan di bawah naungan PT Lutvindo.
Lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal. (int/nol)