Demikian disampaikan Koordinator Paskibra Provinsi Riau tahun 2018, Kapten Kes Suharno dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau. Dia mengatakan sejak mulai latihan pihaknya sudah mengalami perubahan-perubahan posisi-posisi.
"Meski panas peserta Paskibra terus melakukan latihan. Sekarang tahap pemantapan. Jadi hal-hal kecil sudah kami disampaikan ke peserta, sekarang tinggal pemantapan," katanya.
Untuk formasi sendiri, pihaknya menggunakan selembayung pada pengibaran bendera 17 Agustus pagi, dan bulan sabit saat penurunan bendera sore harinya.
Disinggung membawa baki, Kapten Suharno menyampaikan sampai saat ini pihaknya masih memungkinkan siapa saja. Menurutnya semua peserta memiliki kesempatan yang sama.
"Tapi untuk penentuannya akan kami sampaikan saat pengukuhan tanggal 15 malam di Gedung Daerah. Para pembina dan pelatih sudah menyampaikan kepada saya calon-calon pembawa baki, namun masih kita rahasiakan," ujarnya.
Kapten Suharno menambahkan, peserta Paskibraka sendiri terdiri dari 36 siswa dari kabupaten/kota yang telah lulus seleksi di daerah. Kemudian Paskibra Provinsi Riau juga didampingi 45 dari personel TNI dan dua perwira TNI sebagai komandan pasukan.
Pantauan di lokasi para Paskibra Riau terus melakukan latihan. Terlihat
pasukan latihan pengibaran bendera di pandu oleh para pembina dan pelatih. (int/nol)