Kanal

Antisipasi Musim Hujan hingga Februari, Pemko Pekanbaru Pangkas Pohon Lapuk dan Tebang Risiko Tumbang

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan untuk menyisir serta memetakan keberadaan pohon berisiko tumbang di wilayah perkotaan. Langkah ini diambil guna meminimalkan bahaya bagi warga menjelang lonjakan curah hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari mendatang.

Pemeriksaan lapangan menyasar tanaman yang dilaporkan warga dalam kondisi miring, mati, atau berpotensi roboh saat disapu angin kencang.

"Tidak semua pohon yang dilaporkan warga harus ditebang. Pohon yang masih sehat dan kokoh tetap akan kami pertahankan," kata Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar usai rapat evaluasi kinerja di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (8/10/2026).

Markarius menegaskan penanganan pohon lapuk menjadi prioritas keselamatan publik yang tidak bisa ditunda.

"Pohon yang telah mati dan berisiko tumbang harus segera ditangani agar tidak membahayakan saat hujan deras dan angin kencang. Ini kerja proaktif yang perlu kami lakukan sekarang," ujarnya.

Selain mitigasi pohon tumbang, Pemko Pekanbaru meredam ancaman genangan dengan mengubah strategi operasional Tim Lestari. Petugas penanganan prasarana yang semula tersebar merata di tiap kecamatan kini dialihkan fokusnya untuk membersihkan drainase di titik-titik rawan banjir.

Pemko Pekanbaru juga menyiapkan skema penanganan intensif jika pembersihan manual tak mencukupi.

"Kalau membutuhkan alat berat, nanti kami koordinasikan dengan Dinas PUPR dan para camat supaya peralatan bisa langsung diturunkan untuk mengeruk parit," tutur Markarius. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler