RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperingatkan warga Riau untuk mewaspadai ancaman kabut asap yang masih membayangi wilayah tersebut, bersamaan dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Berdasarkan data pemantauan BMKG pada Kamis pagi, jumlah titik panas di Riau merambat naik menjadi 19 titik dari sebelumnya 16 titik. Sebagian besar hotspot tersebut terkonsentrasi di Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 15 titik, sedangkan sisanya tersebar masing-masing satu titik di Siak, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
Peningkatan di Riau terjadi di tengah melonjaknya total titik panas di seluruh Pulau Sumatera yang kini menembus 4.845 titik. Lonjakan paling dominan berasal dari Sumatera Selatan yang menyumbang 3.847 titik, disusul Jambi 384 titik, Bangka Belitung 316 titik, Lampung 251 titik, Bengkulu 19 titik, Sumatera Utara lima titik, Sumatera Barat dua titik, serta Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing satu titik.
Forecaster BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, menjelaskan bahwa sebaran asap dari titik-titik panas tersebut sangat memengaruhi kondisi udara di Riau sepanjang hari.
"Kondisi udara Riau pada Kamis masih dipengaruhi potensi asap. Pada pagi hari, udara diprakirakan kabur akibat asap dengan kondisi cerah berawan," kata Yasir Prayuna.
Ia menuturkan, kekaburan udara diprediksi bertahan hingga siang dan sore hari. Meski demikian, beberapa daerah berpeluang diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Wilayah yang berpotensi hujan mencakup Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Dumai, dan Pekanbaru.
"BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, dan Siak pada siang atau sore serta malam hari," ujar Yasir Prayuna.
Hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih berlanjut pada malam hari di Rokan Hulu, Kampar, Siak, Bengkalis, Dumai, dan Pekanbaru. Memasuki dini hari, cuaca cenderung berawan namun udara kembali berpotensi kabur diselimuti asap.
Guna mendukung aktivitas masyarakat, BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 45 hingga 90 persen. Angin bergerak dari arah tenggara pada kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Adapun gelombang di perairan Riau tergolong aman pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter.
"BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan kualitas udara, terutama ketika udara kembali kabur akibat asap," tutur Yasir Prayuna. (Bil)