Kanal

Warga Pekanbaru Bisa Beli Sembako Murah di 5 Lokasi Ini hingga Jumat

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama PT Riau Pangan Bertuah kembali memperketat pengawasan dan stabilitas harga bahan pokok. Penanganan inflasi pangan ini direalisasikan melalui gelaran operasi pasar murah yang telah menembus agenda ke-188 sepanjang tahun 2026.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Riau, Tetty Nurdianti, menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

"Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-188 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat," ujar Tetty, Senin (5/10/2026).

Khusus pekan ini, intervensi harga bahan pokok dipusatkan penuh di lima wilayah titik Kota Pekanbaru. Operasi diawali di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya.

"Pasar murah pekan ini kita gelar sebanyak lima kali dan seluruhnya berada di Kota Pekanbaru. Pada Selasa, 6 Oktober digelar di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai. Kemudian Rabu, 7 Oktober di Halaman Kantor Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya," kata Tetty.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Kamis, 8 Oktober di Halaman Kantor Camat Kulim, lalu ditutup pada Jumat, 9 Oktober di Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai.

Sejumlah komoditas pangan disubsidi agar berada di bawah harga pasaran. Beras SPHP dijual seharga Rp60.000 per 5 kilogram, sementara beras premium jenis anak daro dan sokan dibanderol Rp84.500 per 5 kilogram serta Rp169.000 per 10 kilogram. Minyak goreng kemasan Minyakita dijual Rp15.500 per bungkus, gula pasir Rp18.000 per kilogram, telur ayam Rp49.000 per papan, serta garam dapur seharga Rp2.000 per bungkus.

Tetty mengimbau warga yang hendak membeli kebutuhan pokok untuk hadir tepat waktu mulai pukul 08.30 WIB dan menjaga ketertiban selama bertransaksi.

"Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik," tutur Tetty. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler