RIAUIN.COM — PT PLN (Persero) bersama PT Danantara Asset Management dan PT Pertamina (Persero) memperkuat sinergi dalam memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mendukung keandalan operasi Pertamina Hulu Rokan (PHR) sekaligus mendorong pencapaian target lifting minyak dan gas bumi nasional.
Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja ke sejumlah fasilitas strategis di WK Rokan pada Rabu (2/9/2026). Kunjungan ini merupakan tindak lanjut atas arahan strategis Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya terkait penguatan dan percepatan penyediaan infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan energi sektor hulu migas.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menyatakan bahwa sinergi lintas BUMN merupakan langkah strategis untuk memastikan sistem kelistrikan mampu mendukung kegiatan operasional WK Rokan yang memiliki peran penting bagi ketahanan energi nasional.
"WK Rokan merupakan salah satu kawasan strategis yang memberikan kontribusi penting bagi sektor energi nasional. Karena itu, PLN berkomitmen memastikan sistem penyaluran tenaga listrik yang menopang kawasan ini tetap andal, aman, dan memiliki kapasitas yang memadai. Sinergi bersama Danantara, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pengembangan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan operasional serta rencana peningkatan produksi migas nasional," ujar Elvanto.
Kunjungan kerja ini diinisiasi oleh Managing Director Business 2 PT Danantara Asset Management, Setyanto, dan diikuti oleh jajaran manajemen PLN, Pertamina, serta pemangku kepentingan terkait. Dari PLN, turut hadir Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Rakhmad Dewanto, bersama jajaran eksekutif PLN. Koordinasi juga melibatkan fungsi terkait di bidang perencanaan, pembangkitan, transmisi, serta retail dan niaga.
Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan fasilitas PHR di Duri. Di lokasi tersebut, rombongan membahas kebutuhan daya, kondisi infrastruktur eksisting, serta langkah-langkah penguatan sistem kelistrikan untuk menunjang keberlangsungan operasi migas. Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke area Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) Duri.
Rombongan juga meninjau kawasan Rumbai, Pekanbaru, untuk melihat secara langsung potensi integrasi jaringan PLN dengan sistem kelistrikan yang mendukung operasi WK Rokan. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas, kapasitas, dan keandalan pasokan listrik seiring dengan perkembangan kebutuhan energi PHR.
Manager PLN UPT Pekanbaru, Andri Candra K, menegaskan kesiapan PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi yang mendukung kawasan strategis tersebut.
"PLN UPT Pekanbaru berkomitmen menjaga keandalan sistem transmisi yang menyuplai kawasan strategis WK Rokan. Melalui peninjauan langsung ini, kami memastikan infrastruktur eksisting tetap beroperasi secara optimal serta mengidentifikasi kebutuhan penguatan sistem ke depan. Keandalan dan kontinuitas pasokan listrik menjadi prioritas untuk mendukung kelancaran operasi Pertamina Hulu Rokan," ujar Andri.
Sementara itu, SRM Pengembangan Transmisi PLN UIP3B Sumatera, Syafrizal, menjelaskan bahwa penguatan dan integrasi jaringan menjadi bagian penting dalam menjawab pertumbuhan kebutuhan energi sektor hulu migas.
"Kami terus mengakselerasi perencanaan pengembangan dan penguatan sistem transmisi di Riau, termasuk mematangkan potensi integrasi jaringan kelistrikan di kawasan Rumbai. Pengembangan sistem dirancang secara komprehensif agar memiliki kapasitas yang kuat, fleksibel, dan adaptif terhadap kebutuhan energi WK Rokan, baik untuk kebutuhan saat ini maupun proyeksi pertumbuhan ke depan," jelas Syafrizal.
Melalui kolaborasi ini, berbagai kebutuhan serta tantangan kelistrikan di WK Rokan diharapkan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti secara lebih cepat dan terintegrasi. Penguatan infrastruktur listrik yang andal dan efisien menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan operasi hulu migas, mendukung peningkatan lifting nasional, serta memperkuat ketahanan energi Indonesia. - rls