Kanal

Polda Riau Bongkar Penyelundupan 7 Kg Sabu di Rupat, Tiga Pelaku Diringkus

RIAUIN.COM - Kepolisian Daerah Riau kembali menggagalkan upaya peredaran gelap narkotika lintas jalur perairan di wilayah pesisir Riau. Dalam penyergapan terbaru di Kabupaten Bengkalis, Tim Subdit III Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menyita barang bukti berupa tujuh kilogram sabu yang disembunyikan secara terpisah oleh para pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga Desa Pergam, Kecamatan Rupat, yang mencurigai adanya aktivitas transaksi barang haram di wilayah mereka. Petugas bergerak cepat melakukan pengintaian hingga akhirnya meringkus dua pemuda berinisial MK (22) dan JN (28) saat berada di area perkebunan kelapa sawit Jalan Sehati.

"Dari penangkapan kedua pelaku awal ini, kami melakukan interogasi singkat. Pelaku MK bernyanyi bahwa seluruh pasokan barang haram tersebut ia dapatkan dari seorang pria berinisial RM," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

Petugas langsung melakukan pengembangan menuju kediaman RM di Desa Pergam. Saat digerebek, RM sempat berupaya menerobos pintu belakang rumah untuk melarikan diri, namun kesiapsiagaan personel di lapangan membuat pelariannya kandas seketika.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, RM akhirnya bernyanyi dan menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba jenis sabu tersebut. Pelaku mengubur satu bungkus besar sabu di dalam tanah, sementara enam paket besar lainnya disembunyikan di semak-semak kebun sawit tak jauh dari kediamannya.

Kombes Pol Putu Yudha Prawira menjelaskan bahwa RM dikendalikan oleh seorang bandar berinisial D yang saat ini telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang.

"Kami tidak berhenti pada para kurir dan pengedar di lapangan saja. Penyidik saat ini tengah menelusuri jaringan peredaran, aliran dana, hingga memburu sosok D yang menjadi pemasuk utama barang haram ini ke Riau," ujar Putu.

Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti berupa tujuh bungkus besar sabu kini telah digelandang ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan mendalam. Polda Riau juga meminta warga, khususnya di kawasan pesisir, untuk terus memberikan informasi guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika internasional. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler