RIAUIN.COM - Upaya pembersihan dan penguatan integritas jajaran pemasyarakatan di wilayah Riau terus digalakkan. Pintu masuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kini menjadi garis depan pengawasan ketat, di mana setiap petugas yang hendak berdinas wajib menjalani penggeledahan badan dan barang bawaan tanpa terkecuali, Kamis (25/6/2026).
Langkah preventif ini dimotori oleh Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan (Satops Patnal) sejak pukul 06.00 WIB. Bertempat di Pos Pintu Utama (P2U), inspeksi mendadak ini menyasar seluruh aparatur sipil negara yang bertugas, baik personel regu pengamanan maupun staf kantor, guna memastikan tidak ada celah bagi penyelundupan barang terlarang.
Pemeriksaan berlapis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Pekanbaru Heru Prabowo. Petugas yang datang diperiksa secara teliti, mulai dari isi tas, kantong pakaian, hingga pencatatan kepemilikan gawai. Guna menjaga nilai kesopanan, penggeledahan terhadap pegawai perempuan dilakukan secara khusus oleh anggota Satops Patnal wanita di ruang terpisah. Selain menyisir barang bawaan, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mengecek kerapian atribut dinas setelah pelaksanaan apel pagi.
Kepala Lapas Pekanbaru Yuniarto menyatakan bahwa ketegasan ini merupakan bentuk komitmen nyata dari komando pemasyarakatan di Riau untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan berwibawa. Disiplin internal dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam institusi penegak hukum tersebut.
"Seluruh petugas akan diperiksa tanpa terkecuali. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelanggaran. Pengawasan yang ketat merupakan bagian dari komitmen kami mewujudkan Lapas Pekanbaru yang bersih, aman, dan berintegritas," tegas Yuniarto.
Melalui operasi rutin ini, manajemen Lapas Pekanbaru berharap dapat mengikis potensi pelanggaran dan memperkuat kewaspadaan dini. Pola pengawasan internal yang konsisten diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan utama dalam menjaga marwah pemasyarakatan di Bumi Lancang Kuning. (Bil)