Kanal

Antisipasi Perluasan Karhutla, Pemprov Riau Intensifkan Pemantauan di Titik Rawan

RIAUIN.COM - Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Tanjung Kapal, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, kini mendapatkan bantuan kekuatan personel dari luar provinsi. Langkah ini diambil menyusul kendala angin kencang dan kepulan asap pekat yang mempercepat perluasan rambatan api di wilayah pesisir tersebut.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto menjelaskan, tim Manggala Agni Daops Siak yang sebelumnya berada di lokasi kini telah diperkuat oleh tambahan personel dari Daops Kota Jambi dan Muara Tebo. Selain penambahan kekuatan udara lewat satu unit helikopter, tim gabungan juga mengerahkan ekskavator untuk menyekat lahan pertanian serta menggali embung sebagai sumber air darurat.

"Untuk area pesisir Tanjung Kapal memang penanganannya masih terus berjalan. Di sisi lain, beberapa titik seperti di Kandis Kabupaten Siak serta wilayah Sokoi di Pelalawan sudah berhasil dipadamkan total secara bertahap," ujar Ferdian pada Jumat malam.

Selain di Bengkalis, fokus perhatian tim pemadam saat ini juga terarah ke Kabupaten Rokan Hilir, tepatnya di kawasan Sungai Besar, Kecamatan Pekaitan. Di lokasi tersebut, tim gabungan masih berkejaran dengan waktu untuk memutus pergerakan kepala api di tengah keterbatasan cadangan air lapangan. Guna mempercepat lokalisasi kebakaran, personel tambahan dari Daops Pekanbaru juga mulai diterjunkan ke titik api sejak Sabtu pagi.

Secara terpisah, Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memonitor fluktuasi titik panas dan pergerakan tim satgas di setiap wilayah administrasi. Ia mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, hingga masyarakat peduli api yang terus bersiaga di garda terdepan.

Melihat tantangan medan yang cukup berat, SF Hariyanto berharap koordinasi lintas sektoral ini dapat menekan potensi perluasan lahan yang terbakar secara signifikan. Pemerintah daerah juga memastikan dukungan logistik dan pemantauan kesehatan bagi para petugas lapangan yang saat ini masih melakukan proses pendinginan sisa bara api, termasuk di wilayah Rantau Bais yang kini memasuki fase pembersihan akhir. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler