Kanal

Dinsos Pekanbaru Telah Salurkan 50 Paket Bantuan Korban Kebakaran

RIAUIN.COM - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Sosial mulai mempercepat penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana kebakaran rumah. Sepanjang kuartal pertama tahun 2026, sebanyak 50 paket bantuan tercatat telah didistribusikan ke sejumlah titik lokasi kejadian yang tersebar di beberapa kecamatan.

Langkah ini merupakan bagian dari realisasi program bantuan sosial yang dicanangkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Walikota Markarius Anwar. Secara keseluruhan, pemerintah kota mengalokasikan sebanyak 130 paket bantuan sandang dan pangan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru Junaedy menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan segera setelah verifikasi lapangan pascakebakaran selesai. Data hingga April 2026 menunjukkan tren kejadian yang cukup fluktuatif di wilayah pemukiman padat penduduk.

"Terhitung dari Januari sampai April 2026, lebih kurang 50 paket bantuan sudah kita salurkan kepada masyarakat korban kebakaran rumah," ujar Junaedy, Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan catatan dinas, beberapa lokasi yang telah menerima bantuan antara lain pemukiman di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Todak. Di wilayah Jalan Todak sendiri, terdapat lima unit rumah yang terdampak, sementara beberapa titik lainnya mencakup rata-rata dua unit rumah per kejadian.

Junaedy merinci, bantuan yang diberikan tidak hanya bersumber dari kas daerah, namun juga didukung oleh bantuan logistik pusat. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi sesaat setelah masa tanggap darurat dimulai.

"Bantuan yang disalurkan berupa sandang dan pangan dari APBD. Ini ditambah lagi dengan dukungan APBN berupa makanan siap saji, selimut, serta kasur untuk para penyintas," katanya lagi.

Saat ini, sisa paket bantuan yang tersedia di gudang logistik Dinas Sosial tetap disiagakan sebagai cadangan untuk mengantisipasi potensi bencana serupa hingga akhir tahun mendatang. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh arus pendek listrik di area pemukiman. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler