Kanal

Dishub Pekanbaru Perketat Patroli Jalan Protokol Antisipasi Kemacetan Akibat PKL

RIAUIN.COM - Risiko kecelakaan lalu lintas dan kemacetan di sejumlah ruas jalan utama Kota Pekanbaru menjadi perhatian serius pemerintah setempat. Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru kini mengintensifkan pengawasan terhadap aktivitas pedagang kaki lima yang memanfaatkan bahu jalan sebagai tempat berjualan, terutama saat jam sibuk.

Langkah preventif ini diambil karena keberadaan lapak di area terlarang dianggap merampas hak pengguna jalan dan memicu penyempitan arus kendaraan. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi menjelaskan bahwa personel di lapangan dikerahkan untuk melakukan patroli rutin di sepanjang jalan protokol guna memastikan fungsi jalan tetap optimal.

"Petugas kami secara persuasif meminta pedagang segera berpindah jika kedapatan menggelar dagangan di bahu jalan. Hal ini demi keamanan bersama, baik bagi pengendara maupun pedagang itu sendiri," ujar Masykur Tarmizi di Pekanbaru, Selasa (28/4/2026).

Masykur Tarmizi menambahkan, aktivitas ekonomi di badan jalan memiliki implikasi besar terhadap keselamatan publik. Selain menghambat laju kendaraan, posisi pedagang yang terlalu menjorok ke aspal sangat rentan memicu kecelakaan fatal.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Satpol PP Pekanbaru Desheriyanto menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan ketertiban umum. Ia mengingatkan bahwa trotoar dan bahu jalan bukan diperuntukkan bagi kegiatan niaga yang menetap.

"Kami berharap pedagang bisa kooperatif karena penertiban ini berkaitan dengan kepentingan masyarakat yang lebih luas. Ruang publik harus dikembalikan pada fungsinya," kata Desheriyanto.

Sebagai solusi, Pemerintah Kota Pekanbaru telah memetakan sejumlah titik resmi bagi para pelaku usaha kecil untuk beraktivitas. Beberapa lokasi yang direkomendasikan antara lain kawasan Tugu Keris di Jalan Diponegoro, Jalan Cut Nyak Dien, serta area Taman Labuai di Jalan Jenderal Sudirman. Dengan relokasi ke kantong-kantong tersebut, diharapkan roda ekonomi tetap berputar tanpa harus mengorbankan kelancaran lalu lintas kota. (Bil)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler