Kanal

Kejar Target PAD, Bupati Siak Instruksikan Inovasi Pengelolaan Keuangan

RIAUIN.COM - Pemerintah Kabupaten Siak terus berupaya memperkuat struktur fiskal daerah melalui optimalisasi pendapatan asli daerah atau PAD. Di tengah situasi keuangan yang dinamis, aparatur sipil negara dituntut melahirkan terobosan guna memastikan keberlanjutan pembangunan tetap terjaga.

Hal itu ditekankan Bupati Siak Afni Zulkifli saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKD), Jumat (27/3/2026). Dalam arahannya, Afni menyoroti pentingnya peran strategis pengelola keuangan sebagai garda depan stabilitas daerah.

"Tugas bapak dan ibu sangat mulia. Kita mungkin sedang melewati masa-masa berat ini bersama. Namun, saya minta semuanya tetap semangat dan inovatif dalam bekerja," ujar Afni.

Mantan jurnalis tersebut menegaskan bahwa kinerja ASN di sektor keuangan memiliki dampak langsung terhadap program-program pembangunan yang menyentuh masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi berkala harus dilakukan agar setiap kebijakan berjalan sesuai jalur perencanaan yang telah disepakati.

Afni meminta jajarannya tidak terjebak dalam rutinitas dan berani mencari solusi baru untuk mendongkrak penerimaan daerah, meski kondisi fiskal belum sepenuhnya stabil.

Usai pelaksanaan apel, Bupati perempuan pertama di Negeri Istana ini langsung memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Badan Pendapatan Daerah. Fokus pembahasan mengarah pada penggalian potensi pajak yang selama ini belum tergarap maksimal.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian utama adalah:

Pajak Restoran: Penguatan pengawasan dan sistem pelaporan.

Pajak Hotel: Pemanfaatan teknologi untuk transparansi transaksi.

Kesadaran Wajib Pajak: Sosialisasi masif guna meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Siak menilai tingkat kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan masih menjadi tantangan yang perlu diselesaikan secara persuasif namun tegas.

Langkah penguatan ini diharapkan mampu memberikan ruang fiskal yang lebih lega bagi pemerintah daerah. Dengan PAD yang kuat, ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat dikurangi, sehingga kesejahteraan masyarakat Siak dapat diakomodasi melalui program mandiri yang lebih fleksibel. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler