Kanal

Kasus Karhutla di Pekanbaru Melonjak, 31 Kejadian Tercatat Selama Maret

RIAUIN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mencatat telah menangani 49 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak awal tahun hingga pertengahan Maret 2026. Total luas lahan yang hangus terbakar dalam periode tersebut dilaporkan mencapai 29,9 hektar.

Meskipun angka kejadian cukup tinggi, BPBD memastikan situasi di lapangan saat ini sudah terkendali. Curah hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Pekanbaru pada akhir pekan ini sangat membantu mempercepat proses pendinginan dan pemadaman di area terdampak.

Sebelumnya, tim reaksi cepat BPBD harus bekerja ekstra selama dua hari berturut-turut untuk menjinakkan api di tujuh titik lokasi berbeda.

"Kondisi saat ini terpantau kondusif berkat bantuan hujan, namun personel tetap bersiaga melakukan pemantauan di lapangan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Iwa Gemino.

Menurut Iwa Gemino, tren kebakaran lahan mulai muncul sejak Januari lalu akibat cuaca panas ekstrem yang melanda ibu kota Provinsi Riau tersebut. Namun, eskalasi kejadian melonjak tajam memasuki bulan Maret.

Berdasarkan data statistik BPBD, dari total 49 kasus sepanjang tahun ini, mayoritas terjadi dalam dua pekan terakhir.

"Khusus untuk bulan ini saja, tercatat ada 31 kejadian kebakaran lahan," tambah Iwa Gemino.

Pemerintah kota kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melarang keras aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif dan rawan memicu titik api baru. (Bil)
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler