Kanal

Dinas Perhubungan Riau Siapkan 28.380 Armada untuk Angkutan Lebaran

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Perhubungan mulai mematangkan kesiapan sektor transportasi guna menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah. Selain menyiapkan puluhan ribu armada darat, pengawasan kelaikan kendaraan atau ramp check menjadi prioritas untuk menjamin keselamatan penumpang selama masa libur panjang Maret 2026.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Riau Onki Hertawan menjelaskan, pergerakan masyarakat pada fase mudik diprediksi mulai meningkat pada 13 hingga 20 Maret 2026. Momentum ini bertepatan dengan rangkaian libur panjang yang juga mencakup peringatan Hari Raya Nyepi.

"Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Selasa malam, 17 Maret, hingga Rabu pagi, 18 Maret. Hal ini dipicu oleh dimulainya masa libur bersama," ujar Onki saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning di Mapolda Riau, Senin (9/3/2026).

Adapun arus balik diproyeksikan berlangsung pada 23 hingga 29 Maret 2026. Kepadatan volume kendaraan di jalur lintas diperkirakan mencapai titik tertinggi pada Senin dan Selasa, 24 Maret, saat masyarakat mulai kembali ke rutinitas pekerjaan.

Guna menopang mobilitas warga, Dishub Riau telah menyiagakan total 28.380 armada transportasi darat. Di sektor lain, tersedia 12 maskapai penerbangan, 10 kapal laut, serta 5 kapal penyeberangan jenis Ro-Ro yang siap melayani penumpang di berbagai titik simpul transportasi.

Onki menekankan bahwa aspek keselamatan tidak bisa ditawar. Pemeriksaan berkala terhadap angkutan umum terus diperketat untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi laik jalan. Selain teknis kendaraan, aspek kenyamanan di terminal, pelabuhan, hingga bandara juga ditingkatkan melalui pembenahan ruang tunggu dan fasilitas ibadah.

Untuk mengurai potensi kemacetan, pemerintah akan menerapkan pembatasan operasional bagi angkutan barang pada periode tertentu. Larangan melintas ini menyasar kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk truk tempelan dan kereta gandeng.

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk menjaga kebugaran fisik dan mematuhi aturan lalu lintas.

"Kami meminta pemudik tidak membawa muatan berlebih dan memastikan kelengkapan surat kendaraan. Jika pengemudi merasa lelah, sangat disarankan untuk beristirahat di posko yang tersedia guna menghindari risiko kecelakaan," kata Onki. (Bil)
 
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler