RIAUIN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 58 titik panas atau hotspot yang tersebar di Pulau Sumatera pada Sabtu (14/2/2026). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau masih mendominasi dengan temuan 29 titik.
Forecaster On Duty Stasiun Meteorologi Pekanbaru Anggun Rahmania menjelaskan bahwa sebaran titik panas di Riau terkonsentrasi di wilayah pesisir. Kabupaten Bengkalis menjadi penyumbang terbanyak dengan total 25 titik.
"Total titik panas di wilayah Sumatera hari ini mencapai 58 titik. Riau menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak, yakni 29 titik," ujar Anggun Rahmania dalam keterangan resminya, Sabtu pagi.
Selain di Bengkalis, sebaran titik panas di Riau juga terpantau di Kabupaten Siak sebanyak dua titik, serta masing-masing satu titik di Kota Dumai dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Konsentrasi titik yang tinggi di Bengkalis ini mempertegas status kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut.
Adapun sebaran titik panas di provinsi lain di Sumatera meliputi, Sumatera Utara 14 titik, Aceh 9 titik, Jambi 2 titik, Bangka Belitung 2 titik, Sumatera Barat 1 titik, Lampung 1 titik.
Data BMKG menunjukkan tren penumpukan titik panas bergerak di bagian tengah hingga utara Pulau Sumatera. Meski secara total mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, BMKG tetap meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memperketat pengawasan lapangan.
Langkah antisipasi dini diperlukan guna memastikan titik panas tersebut tidak berkembang menjadi titik api (fire spot) yang dapat memicu kebakaran lahan lebih luas. (*)