RIAUIN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Provinsi Riau melaporkan peningkatan signifikan debit air di Sungai Subayang, yang melintasi wilayah Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Kenaikan muka air yang cepat ini memaksa otoritas setempat menetapkan status sungai berada pada tingkat Awas.
M Edy Afrizal, Kepala BPBD Damkar Riau, menegaskan bahwa penetapan status awas ini telah dikoordinasikan secara intensif dengan pemerintah daerah setempat. Ia menjelaskan tingkatan status sungai dimulai dari normal, siaga, awas, hingga bahaya.
“Saat ini, untuk Sungai Subayang kita sudah tetapkan status Awas,” kata M Edy Afrizal, pada Senin (5/1/2026).
Menyikapi kondisi tersebut, BPBD Riau meminta BPBD Kabupaten Kampar segera menyampaikan informasi dan peringatan dini kepada seluruh warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Subayang untuk meningkatkan kesiapsiagaan maksimal.
“Kami mengimbau masyarakat agar dapat meningkatkan kewaspadaan penuh terhadap potensi bencana banjir bandang yang dapat terjadi akibat luapan Sungai Subayang,” tambahnya.
Di sisi lain, untuk Sungai Kampar utama, M Edy Afrizal menyebutkan hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai kejadian banjir. Namun, pantauan menunjukkan adanya kenaikan muka air di beberapa wilayah lain, termasuk di Kabupaten Pelalawan, tepatnya di daerah Kerinci.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Riau juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa bahan pokok ke Kampar sebagai persediaan darurat.
“Bantuan sudah kami kirimkan ke Kampar. Saat ini masih menjadi stok cadangan dan akan langsung didistribusikan jika sewaktu-waktu kondisi semakin memburuk,” tutupnya. (Bil)