Laporan: Hendrianto.
RIAUIN. COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Bupati Inderagiri Hulu (INHU), Kamis sore sekitar pukul 16.30 Wib.
Menurut salah seorang sumber dilingkungan Pemda Inhu kepada riauin.com, saat peristiwa penggeledagan, Bupati INHU, Ade Agus Hartanto sedang rapat di ruangan kantor bupati.
Sumber menyebutkan, pada siang hari bupati INHU menghadiri sunat masal di dua lokasi, salah satu diantaranya di Belilas.
Dalam rekaman vidio yang dikirim kepada riauin.com, Bupati Ade mengakui kedatangan KPK ke kantor Bupati INHU dalam rangka silaturahmi.
"Kalau bahasanya tadi silaturahmi, dalam hal mempertanyakan terkait yang sedang berkembang sekarang itulah, tapi untuk lebih jelasnya kawan-kawan silakan tanya ke jubir KPK, " kata Ade seperti dilihat dalam rekaman vidio yang diterima riauin.com, Kamis malam.
Kendati demikian menurut Ade, sebagai warga negara dirinya tentu mendukung penegakan hukum yang tengah dilakukan oleh KPK.
"Apabila saya dibutuhkan untuk memberikan keterangan oleh KPK, tentu saya akan mentaati selaku warga negara yang taat hukum, " kata Ade.
Dikabarkan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa dua koper usai menggeledah Kantor Bupati Indragiri Hulu (Inhu) di Pematang Reba pada Kamis (18/12/2025) sore tadi.
Koper tersebut diduga berisi dokumen yang diamankan saat menggeledah ruang kerja Bupati Inhu Ade Agus Hartanto dan Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian.
Usai menggeledah Kantor Bupati Inhu, penyidik KPK bergerak meninggalkan pusat pemerintahan tersebut menggunakan 4 unit mobil berwarna hitam.
KPK juga dikabarkan melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Inhu Ade Agus Hartanto.
Ade merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), kolega Gubernur Riau Abdul Wahid yang saat ini berstatus tersangka korupsi pemerasan dan suap.
Belum diketahui perkara yang tengah diusut KPK terkait penggeledahan tersebut. Apakah penggeledahan ini berhubungan dengan kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid dkk.
Sementara itu, juru bicara KPK, Budi Prasetyo belum merespon konfirmasi yang dilayangkan, Kamis ini. (***)