Kanal

Job Fair 2025 Serap Antusias Pencari Kerja, Pemprov Riau Optimis Turunkan Pengangguran

RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau kembali menggelar Job Fair 2025 di GOR Tribuana, Selasa (2/12/2025). Sejak pagi, ribuan pencari kerja memadati area kegiatan untuk mengikuti proses rekrutmen yang dibuka puluhan perusahaan dari berbagai sektor. Gelaran ini menjadi salah satu langkah Pemprov Riau untuk menekan tingkat pengangguran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.

Tingginya minat peserta memperlihatkan bahwa bursa kerja masih menjadi kebutuhan utama, terutama bagi kelompok muda yang tengah mencari pekerjaan sesuai keahlian. Selain membuka lowongan, agenda ini memberi ruang interaksi langsung antara perusahaan dan pelamar sehingga proses pencocokan kebutuhan tenaga kerja dapat berjalan lebih tepat.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memastikan kesempatan kerja yang lebih merata. Ia menilai pembangunan ekonomi tidak hanya terlihat dari peningkatan investasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh manfaat konkret, terutama melalui akses pekerjaan layak.

“Job Fair membantu memastikan seluruh warga memiliki peluang yang sama, apa pun latar belakang pendidikannya. Pemerintah hadir untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan potensi tenaga kerja yang ada di masyarakat,” ujar SF Hariyanto.

Ia menambahkan bahwa pemerataan kesempatan kerja hingga tingkat kabupaten dan kota masih menjadi tantangan. Menurutnya, pemerintah tidak hanya bertugas menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memastikan peluang tersebut mudah dijangkau oleh masyarakat di berbagai daerah.

“Kita ingin manfaat pembangunan dirasakan secara lebih luas. Informasi mengenai kesempatan kerja perlu sampai ke seluruh wilayah. Karena itu, kegiatan seperti Job Fair akan terus diperluas penyelenggaraannya,” ucapnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Roni Rakhmat menjelaskan bahwa Job Fair tahun ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang perekrutan, tetapi juga bagian dari modernisasi layanan ketenagakerjaan. Pihaknya memperkuat sistem pendataan pencari kerja dan perusahaan melalui platform digital agar proses seleksi berlangsung lebih efektif dan dapat dipantau secara transparan.

“Dengan sistem terpadu ini, setiap pencari kerja bisa memperoleh informasi secara akurat dan memiliki kesempatan yang setara. Perusahaan pun lebih mudah menemukan kandidat sesuai kebutuhan,” tutur Roni.

Salah satu peserta, Septian Dana Pratama, mengatakan bahwa bursa kerja seperti ini sangat membantu karena pelamar bisa mendapatkan informasi lowongan secara langsung tanpa proses yang berbelit. Ia datang lebih awal untuk memastikan dapat mengikuti sejumlah tahapan seleksi.

“Kami sangat menantikan kegiatan seperti ini. Selain bisa melamar langsung, kami juga bisa bertanya lebih rinci mengenai posisi yang dibuka. Semoga saya mendapat pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan saya,” katanya. (Bil)

 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler