Kanal

Pasar Rakyat Tembilahan Dilahap Sijago Merah, 400 Kios Ludes Terbakar

 RIAUIN.COM – Warga Tembilahan dikejutkan oleh kobaran api yang melahap Pasar Rakyat Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (10/10/2025) dini hari. Sekitar pukul 00.20 WIB, api tiba-tiba membesar dan meludeskan sedikitnya 400 kios milik pedagang yang sebagian besar sedang terlelap. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp850 juta.

Kepanikan tak terelakkan. Langit malam berubah merah menyala, suara teriakan dan kepanikan warga terdengar bersahut-sahutan. Upaya pemadaman pun sempat dilakukan warga dengan alat seadanya, sebelum akhirnya petugas tiba di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Budi Winarko, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.

"Kami dari Satreskrim Polres Inhil telah menerima laporan adanya kebakaran di Pasar Rakyat Tembilahan yang menghanguskan sekitar 400 kios milik para pedagang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.20 WIB," ujar AKP Budi.

Pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian, memasang garis polisi, dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Tim dari Laboratorium Forensik Polda Riau juga diterjunkan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Salah satu saksi mata, Supriadi alias Cecep (37), penjaga malam pasar, mengisahkan detik-detik awal kejadian. Saat itu ia sedang keluar sebentar untuk membeli token listrik. Namun belum sempat kembali, ia diberitahu warga bahwa pasar yang dijaganya telah dilalap si jago merah.

"Pas sampai, api sudah besar. Saya langsung ikut bantu warga padamkan api pakai alat seadanya," ujarnya lirih.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyisakan luka mendalam bagi ratusan pedagang yang kehilangan tempat mencari nafkah. Banyak dari mereka hanya bisa menyaksikan kios dan barang dagangannya berubah menjadi abu.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. AKP Budi menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan secara profesional dan terbuka.

"Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. Masih menunggu hasil Labfor. Namun yang pasti, penyelidikan akan kami lakukan secara transparan," tegasnya.

Pihak kepolisian dan instansi terkait saat ini masih terus mendata jumlah kerugian dan dampak yang ditimbulkan. Harapan pun menguat agar para pedagang yang terdampak segera mendapat perhatian dari pemerintah setempat. —ary
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler