RIAUIN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau, yang mengindikasikan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui citra satelit, BMKG mencatat terdapat 32 hotspot yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Riau. Dua daerah dengan jumlah titik panas terbanyak adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Siak, yang masing-masing mencatatkan delapan hotspot.
“Jumlah titik panas tertinggi terpantau di Siak dan Inhil, masing-masing delapan titik,” ungkap Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang.
Selain itu, hotspot juga ditemukan di Indragiri Hulu sebanyak 6 titik, Pelalawan 3 titik, Dumai dan Pekanbaru masing-masing 2 titik, serta Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Rokan Hulu yang masing-masing mencatatkan satu titik panas.
BMKG mengingatkan agar pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla yang dapat memicu kabut asap dan mengganggu aktivitas serta kesehatan warga. (*)