Kanal

Musim Kemarau Picu Lonjakan Hotspot di Sumatera, Riau Catat 12 Titik

RIAUIN.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, melalui petugas Mari Frystine, melaporkan adanya 378 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Sumatera. Kondisi ini menandakan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah musim kemarau yang sedang berlangsung.

Dari sebaran hotspot tersebut, wilayah Bangka Belitung menduduki posisi tertinggi dengan 139 titik. Di bawahnya, Sumatera Selatan tercatat memiliki 76 titik, dan Sumatera Utara sebanyak 58 titik panas.

Beberapa provinsi lain juga menunjukkan jumlah hotspot yang patut diwaspadai, antara lain: Sumatera Barat 32 titik, Lampung 22 titik, Bengkulu 15 titik, Aceh dan Jambi masing-masing 11 titik, Riau 12 titik, serta Kepulauan Riau 2 titik.

Di Provinsi Riau sendiri, titik panas tersebar di sejumlah wilayah kabupaten/kota, yakni Bengkalis (2 titik), Dumai (3 titik), Kampar (4 titik), Kuantan Singingi (1 titik), dan Indragiri Hulu (2 titik).

Menurut Mari Frystine, maraknya titik panas ini kemungkinan besar berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan. Ia mengingatkan bahwa dampaknya bisa meluas, mulai dari penurunan kualitas udara hingga gangguan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

BMKG bersama instansi terkait terus memantau perkembangan di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Warga juga diminta proaktif melaporkan apabila menemukan adanya titik api guna mencegah kebakaran semakin meluas. (*)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler