Kanal

Sikapi Video Bupati Siak Soal Pertemuan dengan PT SSL, Ini Kata APHI Riau

RIAUIN.COM – Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Riau akhirnya angkat bicara terkait video Bupati Siak Afni Zulkifli yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut Bupati membeberkan pertemuannya dengan pihak PT Seraya Sumber Lestari (SSL) yang jadi perhatian publik.

Ketua APHI Riau, Muller Tampubolon menyebut, pertemuan pada Sabtu (23/8/2025) di Pekanbaru itu merupakan tindak lanjut dari rapat bersama Pemkab Siak dan unsur Pentahelix dua hari sebelumnya. Pertemuan itu 3 untuk mencari solusi damai atas konflik lahan yang melibatkan masyarakat dengan PT SSL.

Diakui Muller, usai kegiatan itu, pihaknya memang sempat menawarkan Bupati Siak untuk dipertemukan dengan manajemen PT SSL. Pertemuan kemudian berlangsung dengan suasana non formal agar diskusi lebih terbuka.

“Pertemuan tersebut adalah inisiatif kita agar permasalahan konflik di PT SSL ada titik terang. Memang pertemuannya non formal agar lebih terbuka dalam mencari solusi bersama,” ujar Muller.

Namun, lanjut Muller  yang hadir bukan pemilik saham, melainkan perwakilan manajemen PT SSL. Dalam pembicaraan, Bupati Siak sempat menawarkan lahan seluas 2.000 hektar untuk menambah areal produksi, serta meminta PT SSL menyetujui Restorative Justice bagi tersangka penyerangan dan pembakaran kantor maupun perumahan karyawan perusahaan.

“Menjawab permintaan Bupati itu, PT SSL menyampaikan untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Mereka mempercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

Sementata itu, manajemen PT SSL menegaskan kerusakan akibat serangan massa tahun lalu cukup besar. Peristiwa itu tidak hanya menimbulkan trauma bagi karyawan dan keluarga, tetapi juga merenggut nyawa seorang manajer yang tidak mendapat perawatan medis lantaran klinik perusahaan ikut dibakar.

Karena itu, PT SSL berharap semua pihak menghormati proses hukum agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam penegakan hukum di Kabupaten Siak. Muller juga meluruskan pernyataan dalam video Bupati Afni yang menyebut adanya aksi saling bentak.

“Benar pertemuan itu hanya sekitar sepuluh menit dan tidak menghasilkan kesepahaman. Namun tidak ada aksi saling bentak. Pihak PT SSL justru menilai tidak diberi ruang untuk menjelaskan masalah yang terjadi. Karena pembicaraan dianggap buntu, Bupati menyatakan deadlock, sehingga PT SSL memilih meninggalkan ruangan,” tutur Muller. -juh
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler