Kanal

RSUD Arifin Ahmad dan TP PKK Riau Gencarkan Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak di Kampar

RIAUIN.COM – Dokter spesialis kandungan dari RSUD Arifin Ahmad sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UNRI), dr. Sofyan Andri, menegaskan pentingnya imunisasi dasar lengkap serta pencegahan kekurangan gizi pada anak sejak dini. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan edukatif bersama Ketua TP PKK Riau, Henny Sasmita Wahid, yang berlangsung di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kunjungan SIGAP Bunda Riau yang berfokus pada penanganan stunting, gizi buruk, dan pelayanan kesehatan gratis. Acara ini turut melibatkan mahasiswa kedokteran koas dalam memberikan layanan dan informasi kesehatan kepada masyarakat.

"Stunting tidak hanya tentang tubuh anak yang pendek, tapi lebih pada gangguan pertumbuhan akibat kurang gizi kronis yang berlangsung lama. Diagnosisnya bukan sekadar dilihat dari tinggi badan, tapi melalui pengukuran berat, tinggi, dan pengamatan kurva pertumbuhan di posyandu atau puskesmas," jelas dr. Sofyan.

Ia menambahkan bahwa 1.000 hari pertama kehidupan anak—mulai dari masa kehamilan hingga usia dua tahun—merupakan periode emas yang sangat menentukan tumbuh kembang anak.

“Selama hamil, ibu harus rutin memeriksakan kehamilannya minimal enam kali, dengan setidaknya dua kali pemeriksaan dilakukan oleh dokter atau bidan pada trimester pertama dan ketiga,” ujarnya.

Selain itu, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi minimal 90 tablet tambah darah selama masa kehamilan, dengan kandungan 60 mg zat besi dan 400 mikrogram asam folat. Imunisasi lengkap dan pemantauan tumbuh kembang anak juga tak kalah penting untuk mencegah kekurangan gizi dan infeksi berulang.

Ketua TP PKK Riau, Henny Sasmita Wahid, dalam kesempatan itu turut menekankan bahwa asupan gizi yang cukup dan seimbang sejak dini sangat penting untuk menunjang kesehatan anak, terutama dalam mencegah penyakit dan stunting.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ibu-ibu bisa semakin sadar akan pentingnya imunisasi dan pola makan seimbang bagi anak-anak mereka. Pencegahan stunting harus dimulai dari rumah,” ungkap Henny.

Ia juga menegaskan komitmen TP PKK Riau dalam menurunkan angka stunting di wilayah Riau melalui kerja sama lintas sektor. “Upaya ini tentu memerlukan kolaborasi dari semua pihak, dan kami optimistis angka stunting bisa terus ditekan,” tutupnya. (Nab)

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler