RIAUIN.COM- Komisi V DPRD Provinsi Riau mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Sosial Provinsi Riau di Ruang Rapat Komisi V, Rabu (6/11/2024). Rapat ini dipimpin oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet, didampingi Wakil Ketua Abdul Kasim, dan Sekretaris Robin P Hutagalung.
Anggota Komisi V yang turut hadir antara lain Septina Primawati, Alga Viqky Azmi, Rizal Zamzami, Agus Triansyah, Adrias, dan Fairus.

Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau Zulfadli beserta jajarannya. Rapat kali ini membahas rencana kerja Dinas Sosial Provinsi Riau Tahun 2025 serta capaian kinerja tahun 2024.

Zulfadli menyampaikan bahwa Dinas Sosial Provinsi Riau telah menyiapkan 7 program utama pada tahun 2025 yang terdiri dari 40 kegiatan dan 206 sub-kegiatan.

"Rencana kami untuk tahun depan mencakup berbagai kegiatan untuk memperkuat program-program sosial. Program-program ini akan mencakup berbagai aspek, mulai dari pemberdayaan masyarakat hingga layanan sosial untuk penyandang disabilitas," jelas Zulfadli.

Selain itu, Zulfadli juga mengungkapkan bahwa Dinas Sosial Provinsi Riau memiliki beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT), di antaranya UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha Husnul Khotimah, UPT Pelayanan Sosial Marsudi Putra Tengku Yuk, UPT Panti Sosial Pengasuhan Anak, UPT Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Daksa, dan UPT Bina Laras.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet, memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rencana program yang diajukan oleh Dinas Sosial.
"Kami akan mendukung anggaran jika program-program ini memiliki urgensi dan arah yang jelas. Namun, tentu saja harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan kebijakan yang ada. Kami akan pastikan anggaran ini dapat dijalankan sesuai rencana. Kalau dana tidak mencukupi, kami akan alokasikan pada anggaran tahun berikutnya," tegas Indra.

Anggota Komisi V, Agus Triansyah, juga memberikan masukan terkait pemerataan kegiatan di setiap kabupaten. "Sebaiknya, setiap kabupaten di Provinsi Riau lebih dirangkul dengan sinergi yang baik. Agar program-program ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara merata di seluruh wilayah," ujarnya.

Zulfadli pun menyambut baik masukan tersebut dan berjanji akan memperhatikan hal ini dalam pelaksanaan program mendatang. "Kami akan berusaha untuk meningkatkan sinergi dengan seluruh kabupaten dan memastikan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada kota besar, tapi juga sampai ke daerah-daerah," tambahnya.
Rapat ini diakhiri dengan kesepakatan untuk segera menyiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk pembahasan lebih lanjut dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang akan datang. ***