Kanal

Bentrok Buruh di Perawang, Polisi Hentikan Aktivitas Bongkar Muat

RIAUIN.COM - Aktivitas bongkar muat barang di Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, terpaksa dihentikan polisi, buntut keributan antara buruh angkut dua kubu Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI).

Kapolres Siak AKBP Asep Sujarwadi menjelaskan,  keputusan ini diambil setelah pihaknya mendatangi kantor sekretariat SPTI kedua kubu. Dia memastikan situasi keamanan sudah kembali kondusif usai bentrok sejak Selasa sore.

"Untuk sementara, saya atas nama pimpinan Polres Siak menghentikan sementara waktu aktivitas bongkar muat di Kecamatan Tualang," kata Asep, Rabu (05/06/2024).

Kapolres mengatakan, pihaknya sudah mendatangi sekretariat kubu Nelson Manalu yang berada di Simpang SMA 1 di km 7, Kecamatan Tualang. Selanjutnya, Kapolres juga mendatangi sekretariat SPTI pimpinan Unggal Gultom.

Dikatakan Asep, keputusan ini merupakan hasil musyawarah bersama Bupati Siak, Komandan Distrik Militer 0302 Siak dan juga Kepala Kepolisian Sektor beserta Komandan Rayon Militer Tualang. Menurutnys, hal ini akan berlangsung hingga situasi benar-benar pulih kembali.

“Kami aparat penegak hukum dan Pemkab Siak tidak ada niat untuk menghalangi rekan-rekan sekalian mencari rezeki,” tuturnya.

Di hadapan puluhan anggota SPTI, Kapolres Siak mengimbau kepada seluruh anggota SPTI untuk bisa saling menjaga diri. Dia meminta agar semuanya mematuhi aturan, menjaga keamanan, dan tidak membuat masalah.

"Apabila situasi di Kecamatan Tualang tidak kondusif sudah barang tentu, pengusaha enggan untuk berinvestasi di sini, tentu yang rugi kita semua,” ucapnya.

Diketahui, kedua kubu terlibat bentrok di dekat kantor sekretariat kubu Nelson Manalu di pinggir jalan raya. Puluhan orang saling lempar batu mengakibatkan sejumlah orang luka serta satu unit mobil dicopot stiker organisasi yang dualisme tersebut.

Kejadian itu juga membuat warga kecemasan dan arus lalu lintas terganggu. Bahkan untuk menghentikan pertikaian tersebut aparat kepolisian sempat melepaskan beberapa tembakan ke udara hingga akhirnya reda.(nal).
 

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler