RIAUIN.COM - Kelompok Tani Mekar Sari Kampung Tasik Seminai, Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, berhasil memanfaatkan lahan tidur milik pemerintah seluas 5 hektare menjadi produktif dengan menanam semangka. Bahkan, hasil panen mencapai 60 ton.
Ketua Kelompok Tani Mekar Sari Syahril menerangkan, sejatinya total luas lahan pemerintah daerah (Pemda) 10,5 ha, namun yang tertanam baru 5 ha. Untuk modal per hektarnya, dibutukan biaya sekitar Rp35 juta dan lamanya masa tanam sampai dengan panen sekitar 4 bulan.
"Artinya dalam setahun bisa tiga kali masa tanam. Dari 5 ha kebun semangka itu, bisa panen 60 ton dengan harga Rp6.000 per kilogram," ujarnya, Rabu (05/06/2024).
Tahap pertama lanjutnya, sudah keluar 30 ton semangka dijual ke Jakarta. Ada dua jenis semangka yang ditanam yaitu semangka merah dan semangka inul warna kuning.
"Untuk masalah harga biasanya, pembeli melihat kualitas buah. Berhubung saat ini musim panas semangka kita manis, hanya sedikit yang rusak. Kalau sekarang posisi harganya sedang mantap Rp6000/kg, kalau ditanya untung lumayan lah,” sebut dia.
Pada kesempatan Wakil Bupati Siak Husni Merza menyaksikan langsung proses panen semangka tersebut.
“Kami atas nama Pemkab Siak mengapresiasi Kelompok Tani Mekar Sari yang mau memanfaatkan lahan Pemda tidak produktif kemudian dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomis dan produktif seperti menanam semangka,” katanya.
Untuk itu dia mengajak masyarakat lainnya memanfaatkan lahan tidur di sekitar rumah menjadi lahan produktif. Baik itu dengan tanaman hortikultura seperti semangka ataupun cabai.(nal)