Kanal

Penjualan Lapak Selama FPJ, Kuansing Hanya Dapat PAD Rp130 Juta

RIAUIN COM- Festival Pacu Jalur Tepian Narosa 2023 baru saja usai Minggu lalu. Jutaan orang diperkirakan hadir selama helat berlangsung. Dan ribuan pedagang tumpah ruah memadati sudut kota menjajaki barang dagannya.

Bahkan, lokasi badan jalan pun dipenuhi lapak-lapak pedagang sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung. Fenomena ini berlangsung setiap tahun ketika musim pacu jalur telah tiba.

Para calo lapak mengambil kesempatan ini untuk meraup keuntungan dibalik tarif yang telah tentukan oleh pemda. Tak dipungkiri harga lapak semakin meroket, karena membludaknya para pedagang yang membutuhkan selama FPJ.

Kendati lapak lapak pedagang terpantau jumlahnya mencapai ribuan lapak selama FPJ, namun tidak seberapa yang masuk ke kas daerah.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Kabupaten Kuansing Jafrinaldi kepada riauin.com menjelaskan selama FPJ berlangsung pihaknya telah menerbitkan sebanyak 82 lembar SK untuk 82 orang pengelolah lapak. Dari 82 pengelolah lapak itu daerah hanya mendapatkan Rp130 juta.

"Kopdagrin mengajukan sebanyak 82 orang yang sudah di SK kan sebagai pengelola lapak ke Bapenda untuk diterbitkan SKRD nya. Dan bapenda sudah mengeluarkan SKRD sebanyak 82 lembar itu," kata Jafrinaldi.

Sementara yang baru menyetor ke bank atas SKRD tersebut sejumlah 61 SKRD dengan jumlah nominal Rp 98.100.000.

"Dan masih ada sebanyak 21 SKRD lagi yang belum menyetor ke bank. 21 SKRD ini jumlahnya Rp28.300.000. ini data yang masuk ke Bapenda," tutur Jafrinaldi.

Sementara itu Kepala Dinas Kopdagrin Mardansyah ketika dikonfirmasi melalui WhastApp belum memberikan jawaban. -hen

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler