Kanal

Kapolres Kuansing: Motif Kematian AR Belum Diketahui, Polisi Lagi Menyelidiki

RIAUIN.COM- Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, SIK belum bisa memastikan penyebab dan motif kematian AR (44) yang ditemukan warga tewas bersimbah darah, di Jalan Bandes Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerenti sore kemarin, Selasa (4/7/2023).

Sebab, penyidik hingga saat ini tengah melakukan penyelidikan atas peristiwa dugaan pembunuhan tersebut. "Pelaku masih dalam penyelidikan, sehingga motifnya belum terungkap," kata Pangucap kepada Riauin.com, via WhatsApp, Rabu siang (5/7/2023).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kuansing dalam keterangan tertulisnya menyebutkan bahwa pada hari Selasa ( 4/7/2023) kemarin sekitar pukul 17.30 Wib di sekitar Jalan Pematang Sialang Dusun 3 Desa Kompe Berangin Kecamatan Cerenti telah ditemukan sosok mayat berjenis kelamin laki - laki diduga korban pembunuhan. Pada tubuh lelaki tersebut terlihat sejumlah luka bacok.

Mendengar informasi tersebut Saat Reskrim Polres Kuansing langsung meluncur ke TKP. Tim dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho. Di kokasi, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kuansing  langsung melakukan Olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi.

Dari keterangan yang didapat anggota di lokasi kejadian , diketahui korban tersebut atas nama Arsyad, agama Islam, sehari- hari sebagai petani, warga Desa Kompe Berangin.

Terkait peristiwa tersebut sejumlah saksi yang diperiksa antara lain. N  ( 45) laki- laki warga Kompe Berangin, EEi (48) perempuan  warga Kompe Berangin dan istri korban MH (41) .

Dari keterangan yang berhasil dikumpulkan petugas diketahui awal kronologis penemuan mayat AR tersebut oleh saksi N (45) sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu saksi N baru pulang dari kebun. Di perjalanan pulang, saksi melihat korban tergeletak di tengah jalan dalam keadaan bersimbah darah.

Karena melihat kondisi korban bersimbah darah, saksi segera memberi tahu kepada keluarga korban. Setelah itu saksi N bersama saksi EE (48) melihat lagi kondisi korban tersebut.

Selanjutnya saksi EE memberitahukan peristiwa itu  kepada istri korban MM, bahwa suaminya dijumpai tergeletak di jalan dan tidak tahu penyebabnya.

Kemudian saksi  MH langsung bergegas meninggalkan rumah menuju ke TKP.

"Adapun tindakan kepolisian yang telah dilakukan petugas dilapangan antara lain, mendatangi dan mengamankan TKP. Mengamankan barang bukti , mencari dan mencatat saksi-saksi dan mengumpulkan keterangan serta  melakukan oah TKP. Selanjutnya jezah korban dibawa Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru guna untuk dilakukan  olOtopsi," terang Humas Polres Kuansing. -hen

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler