Kanal

Luar biasa, 24 Rakit Peti di Desa Tanjung Pauh Leluasa Beroperasi di Alur Sungai Singingi

RIAUIN.COM- Puluhan rakit peti terus menggasak alur sungai Singingi di Desa Tanjung Pauh Kecamatan Singingi Hilir.

Aktifitas ilegal itu seakan tak tersentuh hukum. Semakin hari rakit peti kian bertambah. Dulunya hanya beberapa rakit peti yang beroperasi, namun lama kelamaan sudah menjamur. Bahkan sudah mencapai 24 unit rakit peti.

Saban hari ke 24 rakit peti tersebut masih aman dan lancar beroperasi. Menurut sumber dari warga sekitar, pelaku peti yang beroperasi diwilayah itu sepertinya sudah terorganisir. "Mereka kompak, begitu mendengar ada isu razia mereka berhenti sejenak. Begitu merasa amaan pelaku tancap gas lagi," tutur salahseorang warga setempat.

Dikatakan informan, lokasi sungai itu pada awalnya akan normalisasi menggunakan alat berat jenis eskavator karena sudah mengalami kedangkalan. Tapi warga malah berinisiatif menyelam sembari minum air.

Alat berat tak jadi dipergunakan, maka rakit dompeng yang bertindak. Puluhan rakit peti kini berjejer sepanjang sungai Singingi. Apapun dalihnya kegiatan tambang ilegal tersebut tetap melamggar UU pertambangan dan mineral.

Karena banyaknya rakit peti yang tersebar di Kecamatan Singingi Hilir, Kapolda Riau Irjen M Iqbal ketika dikonfirmasi seputar aktivitass maraknya pertambangan diwilayah itu ia merasa kaget dan berjanji akan mengecek informasi tersebut. 

*Akan kami cek informasinya," tutur jenderal bintang dua itu berjanji.

Yang jelas, peti peti itu sampai detik ini masih leluasa menggasak aliran sungai Singingi.-hen.

Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler