PEKANBARU, RiauIN - Juru Bicara Pemerintah Kota Pekanbaru untuk Percepatan Penanganan Covid-19 dr Mulyadi mengatakan, hari ini ada penambahan 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona yang meninggal dunia.
"Iya, ada tiga PDP yang meninggal semalam dan sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19," kata dr Mulyadi menjawab Riauin.com, Rabu (22/4).
Dia menyebutkan, ketiga PDP itu adalah
W (75) perempuan, warga Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayan Raya. Pasien memiliki riwayat Covid-19 namun untuk riwayat bepergian belum diketahui.
"Pasien ini dirawat mulai 6 April 2020, dan meninggal dunia tanggal 15 April 2020. Hasil swab belum diketahui," terang Mulyadi.
Kedua, MI (78) laki-laki, warga Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya. Pasien ada gejala Covid-19 dan riwayat bepergian belum diketahui. Pasien dirawat mulai tanggal 8 April 2020 dan meninggal dunia tanggal 15 April 2020. Hasil swab juga belum diketahui.
Ketiga, ABK (61) perempuan, warga Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan. Pasien ada gejala Covid-19 dan riwayat bepergian belum diketahui. Pasien dirawat mulai tanggal 4 April 2020 dan meninggal tanggal 15 April. Hasil swab juga belum diketahui.
"Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami menyampaikan turut berduka cita. Semoga amal almarhum dan almarhumah di terima di sisiNya," ucap Mulyadi.
Secara keseluruhan, sebut dia, jumlah PDP yang tercatat hingga Rabu sore berjumlah sebanyak 113 orang dengan rincian 57 di antaranya masih dirawat di sejumlah rumah sakit, 47 sehat dan 9 orang meninggal dunia.
Selanjutnya untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.549 orang dengan rincian 1.062 di antaranya masih proses pemantauan dan 2.487 selesai dipantau.
"Sedangkan untuk pasien positif tidak ada penambahan, tetap 11 kasus. Rinciannya 5 orang masih dirawat, 4 sehat dan 2 orang meninggal dunia," tutupnya.(nal).