Kanal

FKPT Riau Bangun Sinergitas dengan Universitas Lancang Kuning

PEKANBARU, Riauin.com - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau memandang perlu untuk terus membangun koordinasi dan sinergitas dengan lembaga perguruan tinggi yang ada di Riau.

Hal tersebut diungkapkan Ketua FKPT Riau Hj Dinawati SAg MM dalam pertemuan para pengurus FKPT Riau dengan Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Junaidi berserta jajarannya di gedung Rektorat Unilak, Kamis (13/3/2020).

"Menyusul semakin tingginya potensi radikalisme di kalangan mahasiswa, maka sangat penting dilakukan kesepahaman para pihak yang terkait untuk mendeteksi dan mengantisipasinya. Pada pertemuan tersebut hal  terkait itu termasuk kita bicarakan," kata Dinawati kepada wartawan.

Dikatakan, kalangan kampus dan akademisi menjadi perhatian serius dari pemerintah, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan FKPT di setiap provinsi.
 
“Kita tahu mahasiswa itu pola pikirnya kritis. Namun kekritisannya perlu kita kawal dan kita arahkan agar sikap kritis tersebut tidak mengarah kepada pemikiran dan pola-pola paham yang mengarah ke radikalisme dan menolak NKRI,” tambah Dinawati.

Pada pertemuan itu Dinawati memperkenalkan kepengurusan FKPT Riau periode 2020-2022, yakni Sekretaris RI Edasa MSi, Bendahara Dra Harlina Nurdiyanty, Ketua Bidang Agama Agus Saputera SAg MLis, Ketua Bidang Pemuda dan Pendidikan Rikizaputra, MPd, Ketua Bidang Media Massa, Humas dan Hukum H Eka Putra St MSc, Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian Dr H Tohirin MPd, Ketua Bidang. Perempuan dan Anak Dr Tuti Andriani MPd dan seluruh satgas FKPT Riau. 

Unilak Siap Bersinergi

Sementara itu Rektor Universitas Lancang Kuning Dr Junaidi MHum yang didampingi Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr Bagi Kadariyanto, MH menyatakan sangat senang atas kunjungan FKPT Riau ke kampus Unilak.

Menurut Rektor Junaidi, isu-isu radikalisme dan terorisme memang  diperlu dipahami oleh kalangan kampus dan mahasiswa. Untuk itu perlu dibuat program yang tepat agar pesan-pesan perdamaian dan anti radikalisasi dapat diterima dengan baik oleh kalangan kampus. Antara lain mengintensifkan dialog-dialog akademik bersama dosen dan mahasiswa.

“Dikalangan sebagian kecil mahasiswa bibit-bibitnya ada, bahkan sampai cenderung menolak Merah Putih. Mereka tidak sadar karena ada yang mendoktrinkannya. Kondisi itu polanya memang perlu dialog-dialog dengan memberikan pemahaman-pemahaman kebangsaan secara intensif. Untuk itu Unilak siap bersinergi dengan BNPT dan FKPT,” ujar Junaidi.

Junaidi juga menyambut positif langkah FKPT Riau yang akan melakukan road show ke berbagai perguruan tinggi dan instansi, serta melakukan kerjasama penandatanganan kesepahaman tentang program radikalisme. 

"Kami siap melanjutkan pertemuan ini ketingkat penandatanganan MoU dan perancangan program," ujar Junaidi yang pernah menjadi pengurus FKPT Riau periode 2018-2020.(vie)




Ikuti Terus Riauin

Berita Terkait

Berita Terpopuler