PILIHAN
GMKB Kumpulkan 100 Ribu Tanda Tangan untuk Ide-SUA
Riauin.com, Pekanbaru - Puluhan massa yang menamakan dirinya Gerakan Muda Kota Bertuah (GMKB), Senin, (10/10/16) melakukan aksi damai untuk mendukung Bakal Pasangan Calon (Baspalon) Walikota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah.
Dalam aksinya, mereka juga mengumpulkan 100 ribu tanda tangan di kain putih sepanjang 10 meter yang dibentang di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Aksi ini terkait dugaan diskriminasi KPU Kota Pekanbaru, yang menafsirkan sendiri hasil tes kesehatan Bakal Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru, Said Usman Abdullah (SUA).
Selain itu, kalangan anak muda Pekanbaru itu tampak membagikan cedera mata berupa balon kepada pengendara yang melintas di jalan tersebut. Aksi ini juga tampak dibarengi dengan hiburan komunitas musik jalanan.
Koordinator Lapangan (Korlap) GMKB, Riri, dalam pernyataannya mengatakan bahwa aksi yang dilakukan sebagai bentuk wujud kepedulian anak muda pekanbaru terhadap SUA dan menolak keputusan sepihak yang dilakukan oleh KPU Pekanbaru.
"Ini dilakukan karena Bakal Pasangan Calon, IDE-SUA tidak mendapatkan keadilan dalam mengikuti Pilkada. Kami dari GMKB menginginkan pelaksanaan pilkada Pekanbaru tetap bersih, jujur tanpa ada kesan yang memihak kepada salah satu pasangan calon," ucap Riri dalam seruan aksinya. (red)
Dalam aksinya, mereka juga mengumpulkan 100 ribu tanda tangan di kain putih sepanjang 10 meter yang dibentang di Jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Aksi ini terkait dugaan diskriminasi KPU Kota Pekanbaru, yang menafsirkan sendiri hasil tes kesehatan Bakal Calon Wakil Wali Kota Pekanbaru, Said Usman Abdullah (SUA).
Selain itu, kalangan anak muda Pekanbaru itu tampak membagikan cedera mata berupa balon kepada pengendara yang melintas di jalan tersebut. Aksi ini juga tampak dibarengi dengan hiburan komunitas musik jalanan.
Koordinator Lapangan (Korlap) GMKB, Riri, dalam pernyataannya mengatakan bahwa aksi yang dilakukan sebagai bentuk wujud kepedulian anak muda pekanbaru terhadap SUA dan menolak keputusan sepihak yang dilakukan oleh KPU Pekanbaru.
"Ini dilakukan karena Bakal Pasangan Calon, IDE-SUA tidak mendapatkan keadilan dalam mengikuti Pilkada. Kami dari GMKB menginginkan pelaksanaan pilkada Pekanbaru tetap bersih, jujur tanpa ada kesan yang memihak kepada salah satu pasangan calon," ucap Riri dalam seruan aksinya. (red)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK