PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Soal Blok Rokan, Ini Keinginan LAM Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Setelah bertemu dengan Wakil Menteri (Wamen) ESDM RI Arcandra Tahar membahas Blok Rokan beberapa waktu lalu, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) langsung menyiapkan segala sesuatunya sebelum melakukan pertemuan lanjutan dengan PT Pertamina.
Pada Senin (20/8/2018) LAMR dan DPRD Riau menemui Wakil Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim, menyampaikan hasil dari pertemuan dengan Wamen ESDM.
"Kita sudah menyampaikan keinginan masyarakat Riau mengelola Blok Rokan. Nampaknya kita diberikan kesempatan membicarakan ini dengan pihak Pertamina selaku pengelola Blok Rokan pada tahun 2021," kata Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Syahril Abu Bakar, kepada wartawan.
Dalam hal ini, menurutnya Wamen ESDM akan mengagendakan pertemuan masyarakat Riau dengan Pertamina membicarakan pelaksanaan pengelolaan Blok Rokan.
"Makanya kita akan siapkan tahap demi tahap. Nanti kita akan bicara dengan pak gubernur Riau, termasuk dengan paguyuban, BEM dan elemen masyarakat lainnya nanti malam," katanya.
Kemudian langkah selanjutnya, sebut Syahril, LAMR akan melakukan pertemuan dengan bupati yang wilayahnya masuk Blok Rokan. Setelah itu pihaknya bersama Pemprov Riau siapkan BUMD untuk melaksanakan pengelolaan Blok Rokan.
"LAM Riau melalui tim teknis juga siapkan bahan untuk berunding dengan pihak Pertamina terkait kerjasama bisnis to bisnis Blok Rokan," ungkapnya.
Selain itu, Syahril mengaku saat temuan dengan Wamen ESDM pihaknya mengajukan sembilan permintaan. Diantaranya LAM Riau meminta pancung alas sebesar 2 persen karena ladang minyak untuk mengelola Blok Rokan berada di tanah ulayat, ada anggaran khusus untuk beasiswa, tenaga tempatan, dan termasuk keterlibatan perusahaan lokal.
"Jadi pak Dirjen Migas Kementerian ESDM mengatakan proyek dibawah 1 Juta USD atau Rp10 miliar itu akan dikelola oleh perusahaan lokal. Itu ada 90 persen di Blok Rokan proyek senilai itu. Jadi sangat besar peluang yang diberikan, tinggal mempersiapkan tenaga lokal dan perusahaan lokal," bebernya.
"Kita berharap manfaat Blok Rokan kedepan ini lebih besar dari yang sudah-sudah. Karena selama ini Blok Rokan dikelola Chevron antara ada dan tiada kontribusinya untuk daerah," pungkasnya.(int/nol)
Pada Senin (20/8/2018) LAMR dan DPRD Riau menemui Wakil Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim, menyampaikan hasil dari pertemuan dengan Wamen ESDM.
"Kita sudah menyampaikan keinginan masyarakat Riau mengelola Blok Rokan. Nampaknya kita diberikan kesempatan membicarakan ini dengan pihak Pertamina selaku pengelola Blok Rokan pada tahun 2021," kata Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Syahril Abu Bakar, kepada wartawan.
Dalam hal ini, menurutnya Wamen ESDM akan mengagendakan pertemuan masyarakat Riau dengan Pertamina membicarakan pelaksanaan pengelolaan Blok Rokan.
"Makanya kita akan siapkan tahap demi tahap. Nanti kita akan bicara dengan pak gubernur Riau, termasuk dengan paguyuban, BEM dan elemen masyarakat lainnya nanti malam," katanya.
Kemudian langkah selanjutnya, sebut Syahril, LAMR akan melakukan pertemuan dengan bupati yang wilayahnya masuk Blok Rokan. Setelah itu pihaknya bersama Pemprov Riau siapkan BUMD untuk melaksanakan pengelolaan Blok Rokan.
"LAM Riau melalui tim teknis juga siapkan bahan untuk berunding dengan pihak Pertamina terkait kerjasama bisnis to bisnis Blok Rokan," ungkapnya.
Selain itu, Syahril mengaku saat temuan dengan Wamen ESDM pihaknya mengajukan sembilan permintaan. Diantaranya LAM Riau meminta pancung alas sebesar 2 persen karena ladang minyak untuk mengelola Blok Rokan berada di tanah ulayat, ada anggaran khusus untuk beasiswa, tenaga tempatan, dan termasuk keterlibatan perusahaan lokal.
"Jadi pak Dirjen Migas Kementerian ESDM mengatakan proyek dibawah 1 Juta USD atau Rp10 miliar itu akan dikelola oleh perusahaan lokal. Itu ada 90 persen di Blok Rokan proyek senilai itu. Jadi sangat besar peluang yang diberikan, tinggal mempersiapkan tenaga lokal dan perusahaan lokal," bebernya.
"Kita berharap manfaat Blok Rokan kedepan ini lebih besar dari yang sudah-sudah. Karena selama ini Blok Rokan dikelola Chevron antara ada dan tiada kontribusinya untuk daerah," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026