PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Meski Berkurang, Riau Masih jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak
PEKANBARU, Riauin.com - Berdasarkan pantau satelit modis Terra dan Aqua, Sabtu (18/8/2018) terpantau 25 titik panas (hotspot) di Sumatera. Ada penurunan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Kepala Badan meteorologi klimatologi dan geofisika Stasiun Pekanbaru sukisno mengatakan 25 hotspot tersebut terpantau di 4 wilayah.
"Riau masih menjadi salah satu penyumbang hotspot bahkan masih menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Iya mengatakan hotspot tersebut berada di Bangka Belitung 3 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Lampung 8 titik dan Riau 11 titik.
"Utuk wilayah Riau, dari 11 titik tersebut hanya berada di 2 wilayah yaitu di Rohil 3 titik dan Dumai 8 titik," ungkapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut 6 diantaranya memiliki level confidence di atas 70% yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan.
Adapun titik itu berada di Rohil 1 titik dan Dumai 5 titik.
"Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama," pungkasnya. (int/nol)
Kepala Badan meteorologi klimatologi dan geofisika Stasiun Pekanbaru sukisno mengatakan 25 hotspot tersebut terpantau di 4 wilayah.
"Riau masih menjadi salah satu penyumbang hotspot bahkan masih menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Iya mengatakan hotspot tersebut berada di Bangka Belitung 3 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Lampung 8 titik dan Riau 11 titik.
"Utuk wilayah Riau, dari 11 titik tersebut hanya berada di 2 wilayah yaitu di Rohil 3 titik dan Dumai 8 titik," ungkapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut 6 diantaranya memiliki level confidence di atas 70% yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan.
Adapun titik itu berada di Rohil 1 titik dan Dumai 5 titik.
"Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama," pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila