PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Meski Berkurang, Riau Masih jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak
PEKANBARU, Riauin.com - Berdasarkan pantau satelit modis Terra dan Aqua, Sabtu (18/8/2018) terpantau 25 titik panas (hotspot) di Sumatera. Ada penurunan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Kepala Badan meteorologi klimatologi dan geofisika Stasiun Pekanbaru sukisno mengatakan 25 hotspot tersebut terpantau di 4 wilayah.
"Riau masih menjadi salah satu penyumbang hotspot bahkan masih menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Iya mengatakan hotspot tersebut berada di Bangka Belitung 3 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Lampung 8 titik dan Riau 11 titik.
"Utuk wilayah Riau, dari 11 titik tersebut hanya berada di 2 wilayah yaitu di Rohil 3 titik dan Dumai 8 titik," ungkapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut 6 diantaranya memiliki level confidence di atas 70% yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan.
Adapun titik itu berada di Rohil 1 titik dan Dumai 5 titik.
"Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama," pungkasnya. (int/nol)
Kepala Badan meteorologi klimatologi dan geofisika Stasiun Pekanbaru sukisno mengatakan 25 hotspot tersebut terpantau di 4 wilayah.
"Riau masih menjadi salah satu penyumbang hotspot bahkan masih menjadi yang terbanyak," ujar Sukisno.
Iya mengatakan hotspot tersebut berada di Bangka Belitung 3 titik, Sumatera Selatan 3 titik, Lampung 8 titik dan Riau 11 titik.
"Utuk wilayah Riau, dari 11 titik tersebut hanya berada di 2 wilayah yaitu di Rohil 3 titik dan Dumai 8 titik," ungkapnya.
Lanjut Sukisno, dari jumlah tersebut 6 diantaranya memiliki level confidence di atas 70% yang berarti di wilayah tersebut diduga kuat ada aktivitas kebakaran lahan dan hutan.
Adapun titik itu berada di Rohil 1 titik dan Dumai 5 titik.
"Kita terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama," pungkasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026