PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Polda Riau Musnahkan 32,51 Kg Shabu-shabu dan 43.123 Ekstasi
PEKANBARU, Riauin.com - Polda Riau pada Kamis (16/8/2018) pagi melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penangkapan narkoba. Total ada 32,51 kg shabu-shabu dan 43.123 butir pil ekstasi.
Dalam keguatan pemusnahan itu, ribuan butir pil ekstasi dimasukkan dalam pengolah makanan untuk dihancurkan. Sehingga nantinya tidak bisa lagi digunakan. Sedangkan shabu-shabu dilarutkan dalam air yang dicampur karbol.
Barang bukti ini berasal dari hasil penangkapan beberapa kasus peredaran narkoba di Riau. Dalam dua kasus penangkapan itu, ada empat orang tersangka yang merupakan kurir dari peredaran barang haram tersebut.
"Setelah ketetapan diputuskan, maka kita akan laksanakan pemusnahan barang-barang ini," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.
Nandang mengatakan bahwa dalam dua penangkapan ini, seluruh barang masuk dari yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Buton, Siak. Barang tersebut akan diedarkan di Pekanbaru dan di Sumut dan berasal dari Malaysia.
Nandang mengatakan bahwa narkoba ini merupakan musuh besar di Riau. Untuk itu ia mengajak seluruh pihak untuk memerangi narkoba.
"Mari kita bersama memerangi narkoba dan mencegah barang tersebut masuk ke lingkungan kita," ujarnya. (int/nol)
Dalam keguatan pemusnahan itu, ribuan butir pil ekstasi dimasukkan dalam pengolah makanan untuk dihancurkan. Sehingga nantinya tidak bisa lagi digunakan. Sedangkan shabu-shabu dilarutkan dalam air yang dicampur karbol.
Barang bukti ini berasal dari hasil penangkapan beberapa kasus peredaran narkoba di Riau. Dalam dua kasus penangkapan itu, ada empat orang tersangka yang merupakan kurir dari peredaran barang haram tersebut.
"Setelah ketetapan diputuskan, maka kita akan laksanakan pemusnahan barang-barang ini," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Nandang.
Nandang mengatakan bahwa dalam dua penangkapan ini, seluruh barang masuk dari yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Buton, Siak. Barang tersebut akan diedarkan di Pekanbaru dan di Sumut dan berasal dari Malaysia.
Nandang mengatakan bahwa narkoba ini merupakan musuh besar di Riau. Untuk itu ia mengajak seluruh pihak untuk memerangi narkoba.
"Mari kita bersama memerangi narkoba dan mencegah barang tersebut masuk ke lingkungan kita," ujarnya. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026