PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Eddy Tanjung: Prabowo-Sandi untuk Kemajuan Ekonomi Indonesia
PEKANBARU, Riauin.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Riau, Nurzahedi alias Eddy Tanjung, merasa haru atas munculnya pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019 ini. Betapa tidak, menurut Eddy Tanjung, pasangan ini adalah pasangan ideal dan jalan keluar untuk menjadikan Indonesia sejahtera.
"Saya pantas bangga dengan pasangan Prabowo-Sandiaga ini, ada anak kelahiran Riau yang tampil di Pilpres 2019," cakap Eddy Tanjung kepada wartawan, baru-baru ini.
Sandiaga Uno lahir di Rumbai, Pekanbaru Riau pada 28 Juni 1969. Masa kanak-kanak dijalaninya di Kota Pekanbaru.
Dilanjutkan anggota DPR RI dari dapil 2 ini, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno diharapkan mampu membawa Indonesia kepada kesejahteraan.
Pengalaman Sandiaga Uno sebagai pengusaha muda sukses bisa menjadi modal politik bagi Indonesia untuk menemukan solusi atas kesusahan ekonomi yang dilanda Indonesia saat ini.
"Kondisi ekonomi yang terasa sulit bagi masyarakat saat ini adalah tema dan isu penting bagi kita untuk ditemukan jalan keluarnya. Kita ingin Indonesia ini bisa sejahtera. Pengalaman Sandi sebagai pengusaha sukses adalah modal besar bagi Indonesia untuk kebangkitan dan kemajuan ekonomi kita," ujar Eddu Tanjung yang pada Pemilu 2019 mendatang kembali maju untuk DPR RI dapil Riau 2.
Mengenai ketaatan beragama, Eddy Tanjung pun yakin bahwa Sandiaga Salahuddin Uno adalah muslim yang taat.
"Sandi itu muslim yang taat. Ini membuat kita lebih yakin bahwa masyarakat Indonesia akan semakin yakin memilih pasangan Prabowo-Sandi ini. Karena, selain memahami agama dengan baik, mereka juga pasangan yang mengerti bagaimana ekonomi Indonesia kedepannya," papar Eddy Tanjung lagi. (int/nol)
"Saya pantas bangga dengan pasangan Prabowo-Sandiaga ini, ada anak kelahiran Riau yang tampil di Pilpres 2019," cakap Eddy Tanjung kepada wartawan, baru-baru ini.
Sandiaga Uno lahir di Rumbai, Pekanbaru Riau pada 28 Juni 1969. Masa kanak-kanak dijalaninya di Kota Pekanbaru.
Dilanjutkan anggota DPR RI dari dapil 2 ini, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno diharapkan mampu membawa Indonesia kepada kesejahteraan.
Pengalaman Sandiaga Uno sebagai pengusaha muda sukses bisa menjadi modal politik bagi Indonesia untuk menemukan solusi atas kesusahan ekonomi yang dilanda Indonesia saat ini.
"Kondisi ekonomi yang terasa sulit bagi masyarakat saat ini adalah tema dan isu penting bagi kita untuk ditemukan jalan keluarnya. Kita ingin Indonesia ini bisa sejahtera. Pengalaman Sandi sebagai pengusaha sukses adalah modal besar bagi Indonesia untuk kebangkitan dan kemajuan ekonomi kita," ujar Eddu Tanjung yang pada Pemilu 2019 mendatang kembali maju untuk DPR RI dapil Riau 2.
Mengenai ketaatan beragama, Eddy Tanjung pun yakin bahwa Sandiaga Salahuddin Uno adalah muslim yang taat.
"Sandi itu muslim yang taat. Ini membuat kita lebih yakin bahwa masyarakat Indonesia akan semakin yakin memilih pasangan Prabowo-Sandi ini. Karena, selain memahami agama dengan baik, mereka juga pasangan yang mengerti bagaimana ekonomi Indonesia kedepannya," papar Eddy Tanjung lagi. (int/nol)
Berita Lainnya
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Nginap Semalam di Batam, Jemaah Haji Pekanbaru Diterbangkan Secara Bertahap Hari Ini
Satpol PP Pekanbaru Rancang Operasi Gabungan Tertibkan Trotoar HR Soebrantas
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026