PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Disperindag Pekanbaru Bakal Kurangi Pasokan Gas Pangkalan Nakal
PEKANBARU, Riauin.com - Pasokan gas ke pangkalan nakal terancam dikurangi. Kebijakan ini diambil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk membasmi pangkalan gas elpiji yang memainkan harga gas subsidi itu.
"Pangkalan yang berani jual gas subsidi melebihi harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung saat ini menjadi target sanksi tegas tersebut," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (6/8/2018).
Kata dia, sanksi pengurangan pasokan gas terhadap pangkalan nakal sudah pernah diberlakukan. Pengurangan pasokan ini merupakan tindakan tegas yang dilakukan sebelum izin pangkalan ditutup.
Ia menuturkan, pihaknya telah memberi peringatan beberapa kali. "Tidak mengindahkan ya kita rekomendasikan kepada agen agar tidak mendapatkan pasokan sama sekali,†kata dia.
Pangkalan yang mendapatkan sanksi pengurangan pasokan biasanya setelah mendapat teguran satu kali oleh Disperindag. Kata dia, petugas Disperindag bakal memantau setiap pangkalan yang mendapat sanksi tersebut.
“Kita juga minta masyarakat ikut bersinergi dengan pemerintah mengawasi pangkalan. Pangkalan berani jual lebihi HET laporkan ke DPP akan kami tindak tegas,†kata dia.
Lanjutnya, pengawasan pangkalan dilakukan secara rutin berkoordinasi dengan pihak agen. Meski sekarang perizinan usaha pangkalan tidak berada di Disperindag, namun pengawasan masih jadi tupoksi instalasi tersebut.
“Pengawasan tetap di kita. Kita juga bisa merekomendasikan untuk sanksi pengurangan pasokan bahkan sampai penghentian pasokan. Kita rekomnya ke tingkat agen,†katanya.
Penegasan sanksi pangkalan nakal itu dilakukan lantaran banyak keluhan warga Pekanbaru terkait mahalnya harga gas 3 kilogram ketika membeli di pangkalan.
"Kita juga imbau agar membeli gas di pangkalan tidak dikedai atau warung yang harganya dipastikan melebihi HET," kata dia. (int/nol)
"Pangkalan yang berani jual gas subsidi melebihi harga eceran tertinggi (HET) Rp18 ribu per tabung saat ini menjadi target sanksi tegas tersebut," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (6/8/2018).
Kata dia, sanksi pengurangan pasokan gas terhadap pangkalan nakal sudah pernah diberlakukan. Pengurangan pasokan ini merupakan tindakan tegas yang dilakukan sebelum izin pangkalan ditutup.
Ia menuturkan, pihaknya telah memberi peringatan beberapa kali. "Tidak mengindahkan ya kita rekomendasikan kepada agen agar tidak mendapatkan pasokan sama sekali,†kata dia.
Pangkalan yang mendapatkan sanksi pengurangan pasokan biasanya setelah mendapat teguran satu kali oleh Disperindag. Kata dia, petugas Disperindag bakal memantau setiap pangkalan yang mendapat sanksi tersebut.
“Kita juga minta masyarakat ikut bersinergi dengan pemerintah mengawasi pangkalan. Pangkalan berani jual lebihi HET laporkan ke DPP akan kami tindak tegas,†kata dia.
Lanjutnya, pengawasan pangkalan dilakukan secara rutin berkoordinasi dengan pihak agen. Meski sekarang perizinan usaha pangkalan tidak berada di Disperindag, namun pengawasan masih jadi tupoksi instalasi tersebut.
“Pengawasan tetap di kita. Kita juga bisa merekomendasikan untuk sanksi pengurangan pasokan bahkan sampai penghentian pasokan. Kita rekomnya ke tingkat agen,†katanya.
Penegasan sanksi pangkalan nakal itu dilakukan lantaran banyak keluhan warga Pekanbaru terkait mahalnya harga gas 3 kilogram ketika membeli di pangkalan.
"Kita juga imbau agar membeli gas di pangkalan tidak dikedai atau warung yang harganya dipastikan melebihi HET," kata dia. (int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila