PILIHAN
Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
10 Oktober 2026
Wardan Serahkan Bantuan Kementerian kepada Kelompok Nelayan
INHIL, Riauin.com - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyerahkan bantuan yang diterimanya dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) kepada Kelompok Nelayan Usaha Bersama Sehati Desa Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Minggu (5/8/2018).
Bantuan yang diserahkan tersebut berupa 14 Unit Kapal Motor mesin 0,5 GT dan 750 bantuan khusus bagi nelayan-nelayan kecil, seperti alat tangkap kepiting untuk nelayan kecil dalam wilayah Kecamatan Tanah Merah.
Turut hadir saat itu, Anggota DPRD Andi Rusli, Kepala Dinas Perikanan H Mukthar T, Camat, Unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.
Bupati Wardan dalam kesempatan tersebut mengatakan, nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Usaha Bersama (Kube) Sehati harus bersyukur dengan bantuan pompong dan alan tangkap yang diterima tersebut.
"Ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Bupati Wardan.
Selanjutnya, Bupati Inhil yang dikenal agamis ini mengajak para nelayan, untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam sekitar dan tidak ada lagi yang menangkap ikan, udang dengan meracun, tuba, sentrum listrik ataupun alat-alat lainnya yang berbahaya.
"Saya mengimbau kepada masyarakat terutama seluruh nelayan, mari bersama-sama menjaga kelestarian sungai dan laut kita, serta senantiasa mempedomani ketentuan perundang-undangan yang ditetapkan," tambahnya.
KKP RI melalui Kasubdid Pulau-Pulau Kecil dan Terluar Perwakilan Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil, DR Ahmad Haris berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) bisa mendukung pemanfaatan bantuan tersebut oleh nelayan, apalagi mengingat Kabupaten Inhil memiliki Hutan mangrove terluas di Indonesia.
"Bantuan ini sebagai langkah awal. Ke depan, kita lebih konsepkan lagi, bagaimana langkah-langkah mewujudkan keinginan Pemkab Inhil sebagai pusat kepiting Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Kube Sehati, Fitriadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Dinas Perikanan, serta KKP RI yang telah memberikan bantuan berupa armada dan alat tangkap bagi nelayan di Desa Kuala Enok.
"Mudah-Mudahan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan hidup dan menambah ekonomi masyarakat setempat," imbuhnya.(int/nol)
Bantuan yang diserahkan tersebut berupa 14 Unit Kapal Motor mesin 0,5 GT dan 750 bantuan khusus bagi nelayan-nelayan kecil, seperti alat tangkap kepiting untuk nelayan kecil dalam wilayah Kecamatan Tanah Merah.
Turut hadir saat itu, Anggota DPRD Andi Rusli, Kepala Dinas Perikanan H Mukthar T, Camat, Unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.
Bupati Wardan dalam kesempatan tersebut mengatakan, nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Usaha Bersama (Kube) Sehati harus bersyukur dengan bantuan pompong dan alan tangkap yang diterima tersebut.
"Ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Bupati Wardan.
Selanjutnya, Bupati Inhil yang dikenal agamis ini mengajak para nelayan, untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam sekitar dan tidak ada lagi yang menangkap ikan, udang dengan meracun, tuba, sentrum listrik ataupun alat-alat lainnya yang berbahaya.
"Saya mengimbau kepada masyarakat terutama seluruh nelayan, mari bersama-sama menjaga kelestarian sungai dan laut kita, serta senantiasa mempedomani ketentuan perundang-undangan yang ditetapkan," tambahnya.
KKP RI melalui Kasubdid Pulau-Pulau Kecil dan Terluar Perwakilan Direktorat Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil, DR Ahmad Haris berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) bisa mendukung pemanfaatan bantuan tersebut oleh nelayan, apalagi mengingat Kabupaten Inhil memiliki Hutan mangrove terluas di Indonesia.
"Bantuan ini sebagai langkah awal. Ke depan, kita lebih konsepkan lagi, bagaimana langkah-langkah mewujudkan keinginan Pemkab Inhil sebagai pusat kepiting Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Kube Sehati, Fitriadi mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Dinas Perikanan, serta KKP RI yang telah memberikan bantuan berupa armada dan alat tangkap bagi nelayan di Desa Kuala Enok.
"Mudah-Mudahan bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan hidup dan menambah ekonomi masyarakat setempat," imbuhnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Mati di Mangrove Indragiri Hilir
Diskes Inhil Distribusikan 19 Ribu Masker untuk Tekan Kasus ISPA Akibat Karhutla
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan