PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Jokowi Diharapkan Buat Kebijakan Khusus untuk Wilayah Laut Pulau Terluar
SELATPANJANG, Riauin.com - Sesuai nawacita, Presiden Jokowi diharapkan membuat kebijakan pembangunan khusus wilayah laut pulau terluar. Sebab, selama ini pembangunan hanya terfokus di daratan pulau terluar Indonesia.‎ Harapan itu disampaikan Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan.
Kata Fauzi, seorang presiden sangat diharapkan membuat kebijakan melalui Perpres sesuai nawacita khusus untuk wilayah laut pulau terluar. Seperti di Kepulauan Meranti, selaku wilayah terluar, juga merupakan wilayah berpulau. Membangun di wilayah berpulau, dibutuhkan dana yang lebih besar.
Kebijakan khusus atau Perpres terkait alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Uang tersebut, diharapkan bisa berguna untuk mempercepat pembangunan wilayah laut pulau terluar Indonesia.
Ditambahkan Politisi PAN itu lagi, se Indonesia ada sekitar 68 kabupaten yang merupakan pulau terluar. Memiliki luasan wilayah laut, seperti Kepulauan Meranti.
Diharapkan, melalui Perpres itu, anggaran rutin bisa dikucurkan setiap tahun. Tak banyak, hanya 1 persen dari APBN setiap tahunnya.
Jika Perpres itu dikeluarkan, bisa menjadi penghasilan tetap daerah dan berguna untuk pembangunan.
"APBN Rp2.000 triliun, 1 persennya Rp20 triliun. Itu yang dibagikan ke 68 kabupaten (kawasan terluar berpulau-red) se Indonesia," kata Fauzi lagi.
Fraksi PAN, dikatakan Fauzi, akan terus menggulir wacana 1 persen APBN untuk kabupaten di pulau terluar. Wacana ini akan dibahas bersama teman-teman legislator dari daerah perbatasan se Indonesia.
"Di sisa waktu, kita akan kumpul dengan kawan-kawan daerah perbatasan. Kita buat seminar, gagasan kita untuk menerobos, memperjuangkan itu," katanya lagi.(int/nol)
Kata Fauzi, seorang presiden sangat diharapkan membuat kebijakan melalui Perpres sesuai nawacita khusus untuk wilayah laut pulau terluar. Seperti di Kepulauan Meranti, selaku wilayah terluar, juga merupakan wilayah berpulau. Membangun di wilayah berpulau, dibutuhkan dana yang lebih besar.
Kebijakan khusus atau Perpres terkait alokasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN). Uang tersebut, diharapkan bisa berguna untuk mempercepat pembangunan wilayah laut pulau terluar Indonesia.
Ditambahkan Politisi PAN itu lagi, se Indonesia ada sekitar 68 kabupaten yang merupakan pulau terluar. Memiliki luasan wilayah laut, seperti Kepulauan Meranti.
Diharapkan, melalui Perpres itu, anggaran rutin bisa dikucurkan setiap tahun. Tak banyak, hanya 1 persen dari APBN setiap tahunnya.
Jika Perpres itu dikeluarkan, bisa menjadi penghasilan tetap daerah dan berguna untuk pembangunan.
"APBN Rp2.000 triliun, 1 persennya Rp20 triliun. Itu yang dibagikan ke 68 kabupaten (kawasan terluar berpulau-red) se Indonesia," kata Fauzi lagi.
Fraksi PAN, dikatakan Fauzi, akan terus menggulir wacana 1 persen APBN untuk kabupaten di pulau terluar. Wacana ini akan dibahas bersama teman-teman legislator dari daerah perbatasan se Indonesia.
"Di sisa waktu, kita akan kumpul dengan kawan-kawan daerah perbatasan. Kita buat seminar, gagasan kita untuk menerobos, memperjuangkan itu," katanya lagi.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila