PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
LAM Riau Ancam Blokade Jika Riau tak Dilibatkan Pengolaan Blok Rokan
PEKANBARU, Riauin.com - Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Syahril Abubakar ancam akan memblokade jika tuntutan agar daerah tak dilibatkan.
Menurut Syahril, dirinya tak memprovokasi masyarakat. Tetapi tuntutan apa yang telah disampaikan melalui pertemuan membahas rencana pengelolaan Blok Rokan oleh daerah, di Gedung LAM Riau malam ini adalah tuntutan atas nama masyarakat Riau.
"Kalau aspirasi kita tak didengar, maka kita akan memblokade pada titik tertentu. Kita tidak memprovokasi, tapi ini juga bagian dari hak Riau," kata Syahril, Selasa (31/7/18).
Menurut Syahril, dia tak main-main soal ancaman jika tuntutan agar daerah tak dilibatkan tersebut diabaikan pusat. Karena sejatinya, hak masyarakat Riau agar bisa terlibat dalam pengelolaan minyak yang operasinya ada di Riau.
Pada kesempatan ini, Syahril juga sempat menantang para intelejen yang hadir pada pertemuan malam ini agar dengan lantang menyampaikan apa yang sudah menjadi kesepakatan, agar daerah dilibatkan dalam pengelolaan Blok Rokan.
"Saya yakin, disini pasti ada intelejen. Sampaikan ke pemerintah sana, bahwa Riau menuntut agar Riau dilibatkan dalam pengelolaan pertambangan minyak yang ada di Riau, termasuk Blok Rokan," ungkap Syahril.
Hadir juga pada kesempatan ini Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Al Azhar, mantan Wakil Gubernur Riau yang juga pengurus LAM Riau Wan Abubakar. Rektor Universitas RiauUIR Syafrinaldi, para mahasiwa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM dari berbagai universitas. Dua anggota DPRD Riau Bagus Santoso dan Asri Auzar.(int/nol)
Menurut Syahril, dirinya tak memprovokasi masyarakat. Tetapi tuntutan apa yang telah disampaikan melalui pertemuan membahas rencana pengelolaan Blok Rokan oleh daerah, di Gedung LAM Riau malam ini adalah tuntutan atas nama masyarakat Riau.
"Kalau aspirasi kita tak didengar, maka kita akan memblokade pada titik tertentu. Kita tidak memprovokasi, tapi ini juga bagian dari hak Riau," kata Syahril, Selasa (31/7/18).
Menurut Syahril, dia tak main-main soal ancaman jika tuntutan agar daerah tak dilibatkan tersebut diabaikan pusat. Karena sejatinya, hak masyarakat Riau agar bisa terlibat dalam pengelolaan minyak yang operasinya ada di Riau.
Pada kesempatan ini, Syahril juga sempat menantang para intelejen yang hadir pada pertemuan malam ini agar dengan lantang menyampaikan apa yang sudah menjadi kesepakatan, agar daerah dilibatkan dalam pengelolaan Blok Rokan.
"Saya yakin, disini pasti ada intelejen. Sampaikan ke pemerintah sana, bahwa Riau menuntut agar Riau dilibatkan dalam pengelolaan pertambangan minyak yang ada di Riau, termasuk Blok Rokan," ungkap Syahril.
Hadir juga pada kesempatan ini Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau Al Azhar, mantan Wakil Gubernur Riau yang juga pengurus LAM Riau Wan Abubakar. Rektor Universitas RiauUIR Syafrinaldi, para mahasiwa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM dari berbagai universitas. Dua anggota DPRD Riau Bagus Santoso dan Asri Auzar.(int/nol)
Berita Lainnya
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pasokan dari Daerah Penghasil Berkurang, Harga Cabai di Pekanbaru Melonjak Naik
Disdik Pekanbaru Batasi Aktivitas Luar Kelas Sekolah Akibat Kabut Asap
Ribuan Hotspot Sumatera Ancam Kualitas Udara Pekanbaru, BMKG Imbau Warga Waspada Asap
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila