PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Pasca Penyerangan Mapolda Riau
Bupati Bengkalis Minta Poskamling dan Ronda Diaktifkan
BENGKALIS, Riauin.com - Terkait aksi penyerangan Mapolda Riau oleh komplotan orang tak bertanggung jawab, Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengimbau seluruh masyarakat di Negeri Junjungan untuk lebih waspada dan peduli dengan lingkungan sekitar.
“Kepada seluruh masyarakat kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Talang Muandau ini, kami mengimbau untuk mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang ada di desa, sebagai wujud kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Sekaligus untuk menangkal faham radikal yang tengah mengintai,†kata Amril.
Imbauan itu disampaikan bupati Bengkalis saat melaksanakan safari Ramadan di Masjid Nurul Jihad, Desa Serai Wangi, Jum’at malam, (18/5/2018).
Amril meminta perangkat desa memantau setiap orang baru yang datang ke desa, terlebih yang gerak-geriknya mencurigakan.
“Kepada kepala desa, kepala dusun, ketua RW, ketua RT, pantau terus keberadaan orang baru, mengingat para pelaku aksi terorisme terhadap Mapolda Riau, berasal dari kota yang tidak jauh bahkan ada yang berasal dari tempat kita. Kondisi ini menunjukan bahwa setiap saat dan siapa pun bisa terjebak masuk dalam jaringan terorisme,†jelasnya.
Amril kembali mengingatkan masyarakat agar jangan sampai ada anggota keluarga yang terjerumus masuk dalam kelompok-kelompok ekstrim, terlebih di Kecamatan Talang Muandau, yang berada pada kawasan strategis.
“Jadi kalau ada orang tak dikenal dan mencurigakan, segera lapor ke aparat desa atau ke aparat keamanan. Mari kita galakkan lagi Siskamling dan kita aktifkan kembali kegiatan ronda,†ajaknya.(int/nol)
“Kepada seluruh masyarakat kabupaten Bengkalis, khususnya di Kecamatan Talang Muandau ini, kami mengimbau untuk mengaktifkan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang ada di desa, sebagai wujud kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Sekaligus untuk menangkal faham radikal yang tengah mengintai,†kata Amril.
Imbauan itu disampaikan bupati Bengkalis saat melaksanakan safari Ramadan di Masjid Nurul Jihad, Desa Serai Wangi, Jum’at malam, (18/5/2018).
Amril meminta perangkat desa memantau setiap orang baru yang datang ke desa, terlebih yang gerak-geriknya mencurigakan.
“Kepada kepala desa, kepala dusun, ketua RW, ketua RT, pantau terus keberadaan orang baru, mengingat para pelaku aksi terorisme terhadap Mapolda Riau, berasal dari kota yang tidak jauh bahkan ada yang berasal dari tempat kita. Kondisi ini menunjukan bahwa setiap saat dan siapa pun bisa terjebak masuk dalam jaringan terorisme,†jelasnya.
Amril kembali mengingatkan masyarakat agar jangan sampai ada anggota keluarga yang terjerumus masuk dalam kelompok-kelompok ekstrim, terlebih di Kecamatan Talang Muandau, yang berada pada kawasan strategis.
“Jadi kalau ada orang tak dikenal dan mencurigakan, segera lapor ke aparat desa atau ke aparat keamanan. Mari kita galakkan lagi Siskamling dan kita aktifkan kembali kegiatan ronda,†ajaknya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK