PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Kagumi Pembangunan Siak, Warga Panipahan Ini Dukung Syamsuar Jadi Gubernur Riau
ROKAN HILIR, Riauin.com - Kalangan masyarakat Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, mengaku senang terhadap calon gubernur Riau nomor urut 1, Syamsuar, yang mau datang ke Panipahan melihat infrastruktur dan kehidupan masyarakat di sana.
Penduduk yang mencapai 30 ribu jiwa lebih ini mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan mengÂganÂtungkan hidup dari hasil laut.
Makruf mengaku cemburu dengan nelayan asing yang sudah menggunakan kapal dan alat tangkap jauh lebih modern, seperti pukat harimau. Nelayan Panipahan tertinggal jauh jika mereka melaut ke Panipahan dan Pulau Jemur yang merupakan surganya ikan.
"Kalau bisa pemerintah turun tangan merespon keluhan nelayan ini. Karena jika pola lama ini tidak ada lagi, kehidupan para nelayan bisa sejahtera dari sekarang. Sebagai Bupati Siak yang peduli dengan masyarakat, kami minta pak Syamsuar dapat membangun Panipahan ini lebih baik," kata Makruf, Rabu (18/4/2018/2018) saat kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 1 itu.
Lebih lanjut Makruf bercerita ketika dia berkunjung ke Siak. Dia melihat bekas kerajaan Melayu Islam itu pembangunannya cukup luar biasa.
Mahruf mengaku, dia sempat menginap di Siak, dan pada suatu senja menjelang Magrib, dia menangis karena jalan sepi lantaran orang-orang ke masjid menjalankan ibadah Salat berjemaah.
“Kalau di kampung kita, termasuk saya sendiri, bila azan Magrib masih saja berada di luar. Ketika itu, tak sadar saya langsung saja menangis,†cerita Mahruf.
Setelah dia telusuri kenapa di Siak orang senang dan mau pergi beramal ibadah ke masjid, kata Mahruf, karena mereka sudah sejahtera. Fasilitas infrastruktur jalannya bagus sehingga roda perekonomian masyarakat berputar.
“Di kampung kita, jalannya sampai sekarang tak jelas pembangunannya. Jadi, jangan ragu dan bimbang lagi untuk mendukung dan memenangkan Pak Syamsuar jika masyarakat Panipahan ini ingin sejahtera dan senang beramal,†pungkasnya.(int/nol)
Penduduk yang mencapai 30 ribu jiwa lebih ini mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan mengÂganÂtungkan hidup dari hasil laut.
Makruf mengaku cemburu dengan nelayan asing yang sudah menggunakan kapal dan alat tangkap jauh lebih modern, seperti pukat harimau. Nelayan Panipahan tertinggal jauh jika mereka melaut ke Panipahan dan Pulau Jemur yang merupakan surganya ikan.
"Kalau bisa pemerintah turun tangan merespon keluhan nelayan ini. Karena jika pola lama ini tidak ada lagi, kehidupan para nelayan bisa sejahtera dari sekarang. Sebagai Bupati Siak yang peduli dengan masyarakat, kami minta pak Syamsuar dapat membangun Panipahan ini lebih baik," kata Makruf, Rabu (18/4/2018/2018) saat kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 1 itu.
Lebih lanjut Makruf bercerita ketika dia berkunjung ke Siak. Dia melihat bekas kerajaan Melayu Islam itu pembangunannya cukup luar biasa.
Mahruf mengaku, dia sempat menginap di Siak, dan pada suatu senja menjelang Magrib, dia menangis karena jalan sepi lantaran orang-orang ke masjid menjalankan ibadah Salat berjemaah.
“Kalau di kampung kita, termasuk saya sendiri, bila azan Magrib masih saja berada di luar. Ketika itu, tak sadar saya langsung saja menangis,†cerita Mahruf.
Setelah dia telusuri kenapa di Siak orang senang dan mau pergi beramal ibadah ke masjid, kata Mahruf, karena mereka sudah sejahtera. Fasilitas infrastruktur jalannya bagus sehingga roda perekonomian masyarakat berputar.
“Di kampung kita, jalannya sampai sekarang tak jelas pembangunannya. Jadi, jangan ragu dan bimbang lagi untuk mendukung dan memenangkan Pak Syamsuar jika masyarakat Panipahan ini ingin sejahtera dan senang beramal,†pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK