PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Edy Nasution Beberkan Rahasia Syamsuar Sukses Pimpin Siak
PEKANBARU, Riauin.com - Calon Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, membuka rahasia kepemimpinan Calon Guberbur Riau, Drs H Syamsuar MSI, sehingga Kabupaten Siak saat ini tercatat sebagai daerah terbaik di provinsi Riau.
Kenapa Siak begitu mudah mendapatkan bantuan dari pusat? Pertanyaan yang dilontarkan Edy Nasution ini dijawabnya dengan mengatakan, karena bupatinya sangat peduli dengan nasib rakyatnya.
"Kalau sudah menyangkut lobi untuk kepentingan rakyat tidak ada lagi beliau wakilkan, dia langsung yang menghadap ke Jakarta sehingga orang pusat merasa senang dengan kehadiran orang nomor satu di tempat mereka. Itulah yang disebut pemimpin, dia tahu kapan harus hadir dan kapan yang bisa diwakilkan," ungkap Edy Nasution yang mendampingi Syamsuar dalam Pilgubri 2018 ini.
Syamsuar yang saat ini mengambil cuti sebagai Bupati Siak, dalam berbagai kesempatan mengatakan, mungkin belum semua desa di Kabupaten/kota yang ada di Riau ini membantu berdirinya BUMDes karena sejak berhenti bantuan Provinsi Riau yang ditandai berakhirnya kepemimpinan Rusli Zainal. Namun, Kabupaten Siak tetap membantu permodalan untuk rakyatnya.
"Insya Allah, dalam upaya pemberian modal untuk perekonomi lebih maju, kita gunakan konsep bantuan desa ekonomi syariah," ucap Syamsuar.
Diketahui, sejak 2005 hingga 2018 ini seluruh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKamp) di setiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Siak telah menerima bantuan modal baik dari provinsi maupun Kabupaten Siak. Ke-35 kampung/kelurahan dibantu oleh Pemprov Riau dan sebanyak 96 kampung/kelurahan oleh Pemkab Siak.
Dana yang diterima bervariasi, mulai dari Rp250 juta hingga Rp500 juta. Bantuan tersebut digulirkan sejak tahun 2005 hingga 2015 dengan total keseluruhannya Rp61,5 milliar. Dari pengembangannya hingga 2017 aset BUMKam se-Kabupaten Siak sudah senilai Rp464.651.285.000. Jika dipersentasekan peningkatannya mencapai 757 persen dalam 10 tahun atau rata-rata 75,5 persen per tahunnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Siak, Yurnalis SSos MSi, didampingi H Pawed menjelaskan bahwa di tahun 2017, dari lima besar terbaik BUMKamp se-Kabupaten Siak saja sudah memiliki asset senilai Rp18,7 miliar.
"BUMKamp Seminai Jaya Kampung Seminai Kecamatan Kerinci Kanan merupakan yang terbesar memperoleh laba pada 2017 yaitu sebesar Rp303.460.850. Urutan selanjutnya Buatan Mandiri Kampung Buatan Kecamatan Kerinci Kanan sebsar Rp212.606.974, BUMKamp Mawar Abadi Kampung Lubuk Tilang Kecamatan Dayun Rp206.782.576, BUMKamp Bina Sejahtera Kampung Buana Bhakti Kecamatan Kerinci Kanan Rp190.004.385 dan BUMKamp Tandan Sejati Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Rp175.672.106," terang Yurnalis.(int/nol)
Kenapa Siak begitu mudah mendapatkan bantuan dari pusat? Pertanyaan yang dilontarkan Edy Nasution ini dijawabnya dengan mengatakan, karena bupatinya sangat peduli dengan nasib rakyatnya.
"Kalau sudah menyangkut lobi untuk kepentingan rakyat tidak ada lagi beliau wakilkan, dia langsung yang menghadap ke Jakarta sehingga orang pusat merasa senang dengan kehadiran orang nomor satu di tempat mereka. Itulah yang disebut pemimpin, dia tahu kapan harus hadir dan kapan yang bisa diwakilkan," ungkap Edy Nasution yang mendampingi Syamsuar dalam Pilgubri 2018 ini.
Syamsuar yang saat ini mengambil cuti sebagai Bupati Siak, dalam berbagai kesempatan mengatakan, mungkin belum semua desa di Kabupaten/kota yang ada di Riau ini membantu berdirinya BUMDes karena sejak berhenti bantuan Provinsi Riau yang ditandai berakhirnya kepemimpinan Rusli Zainal. Namun, Kabupaten Siak tetap membantu permodalan untuk rakyatnya.
"Insya Allah, dalam upaya pemberian modal untuk perekonomi lebih maju, kita gunakan konsep bantuan desa ekonomi syariah," ucap Syamsuar.
Diketahui, sejak 2005 hingga 2018 ini seluruh Badan Usaha Milik Kampung (BUMKamp) di setiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Siak telah menerima bantuan modal baik dari provinsi maupun Kabupaten Siak. Ke-35 kampung/kelurahan dibantu oleh Pemprov Riau dan sebanyak 96 kampung/kelurahan oleh Pemkab Siak.
Dana yang diterima bervariasi, mulai dari Rp250 juta hingga Rp500 juta. Bantuan tersebut digulirkan sejak tahun 2005 hingga 2015 dengan total keseluruhannya Rp61,5 milliar. Dari pengembangannya hingga 2017 aset BUMKam se-Kabupaten Siak sudah senilai Rp464.651.285.000. Jika dipersentasekan peningkatannya mencapai 757 persen dalam 10 tahun atau rata-rata 75,5 persen per tahunnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Siak, Yurnalis SSos MSi, didampingi H Pawed menjelaskan bahwa di tahun 2017, dari lima besar terbaik BUMKamp se-Kabupaten Siak saja sudah memiliki asset senilai Rp18,7 miliar.
"BUMKamp Seminai Jaya Kampung Seminai Kecamatan Kerinci Kanan merupakan yang terbesar memperoleh laba pada 2017 yaitu sebesar Rp303.460.850. Urutan selanjutnya Buatan Mandiri Kampung Buatan Kecamatan Kerinci Kanan sebsar Rp212.606.974, BUMKamp Mawar Abadi Kampung Lubuk Tilang Kecamatan Dayun Rp206.782.576, BUMKamp Bina Sejahtera Kampung Buana Bhakti Kecamatan Kerinci Kanan Rp190.004.385 dan BUMKamp Tandan Sejati Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Rp175.672.106," terang Yurnalis.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK