PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Warga Bathin Tomat Bengkalis Keluhkan Air Bersih pada Cawagub Edy Nasution
BENGKALIS, Riauin.com - Kehadiran Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau, Edy Natar Nasution, ternyata sudah dinanti-nanti masyarakat Bathin Tomat di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. Antusias masyarakat terlihat saat Edy Nasution melakukan kampanyenya dengan memaparkan setiap program dari pertanyaan masyarakat.
Salah satu warga Bathin Tomat, Rochmat Nainggolan mengatakan, kondisi air bersih yang sangat didambakan oleh masyarakat Bathin Tomat.
"Air di sini kuning dan agak kecoklatan. Kalau buat air minum tidak bisa dikonsumsi. Air disini kita gunakan hanya untuk mandi dan kakus saja. Kalau buat baju lama-lama jadi kuning," kata Rochmat.
Ia juga mengatakan, kondisi ekonomi saat ini sangat memperihatinkan. Banyak masyarakat di sini yang bekerja sebagai buruh batu bata, tapi belum bisa merasakan dari hasil pekerjaan itu. Juga harga Sembako yang terus membumbung tinggi.
"Kita berharap pasangan nomor urut 1 Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar – Edy Nasution, bisa membuat perubahan dalam ekonomi kemasyarakatan," harap Rochmat.
Edy Nasution menjawab pertanyaan tersebut, dimana jalan, listrik, air dan internet menjadi program prioritas. Keempat hal ini menjadi prioritas, karena berdasarkan hasil survei yang sidah dilakukan dan masyarakat Riau masih membutuhkan hal-hal tersebut.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membangun Riau lebih baik lagi. Setiap keluhan masyarakat di Kecamatan Pinggir secara menyeluruh akan kita tampung. Jika kami jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau akan kami lakukan perbaikan secara bertahap," ungkap Edy Nasution.(int/nol)
Salah satu warga Bathin Tomat, Rochmat Nainggolan mengatakan, kondisi air bersih yang sangat didambakan oleh masyarakat Bathin Tomat.
"Air di sini kuning dan agak kecoklatan. Kalau buat air minum tidak bisa dikonsumsi. Air disini kita gunakan hanya untuk mandi dan kakus saja. Kalau buat baju lama-lama jadi kuning," kata Rochmat.
Ia juga mengatakan, kondisi ekonomi saat ini sangat memperihatinkan. Banyak masyarakat di sini yang bekerja sebagai buruh batu bata, tapi belum bisa merasakan dari hasil pekerjaan itu. Juga harga Sembako yang terus membumbung tinggi.
"Kita berharap pasangan nomor urut 1 Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, Syamsuar – Edy Nasution, bisa membuat perubahan dalam ekonomi kemasyarakatan," harap Rochmat.
Edy Nasution menjawab pertanyaan tersebut, dimana jalan, listrik, air dan internet menjadi program prioritas. Keempat hal ini menjadi prioritas, karena berdasarkan hasil survei yang sidah dilakukan dan masyarakat Riau masih membutuhkan hal-hal tersebut.
"Kami akan melakukan yang terbaik untuk membangun Riau lebih baik lagi. Setiap keluhan masyarakat di Kecamatan Pinggir secara menyeluruh akan kita tampung. Jika kami jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau akan kami lakukan perbaikan secara bertahap," ungkap Edy Nasution.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK