PILIHAN
Tokoh Masyarakat Mandau Sebut Andi Rachman Sosok Perekat Keharmonisan
Riauin.com - Masyarakat Kecamatan Mandau, Bathin Solapan dan Pinggir, menginginkan gubernur yang bisa jadi perekat keharmonisan antar etnis. Sosok tersebut ada pada Cagub Riau nomor empat, Arsyadjuliandi Rachman, dan pasangannya Suyatno.
Hal ini diungkapkan oleh Wan Munir salah satu masyarakat Mandau asal Kubu Rokan Hilir. Wan Munir yang sudah sejak tahun 70 an menetap dan hidup nyaman, tenang berusaha di Duri. Ia merasa kerukunan antar etnis dan suku tidak ada masalah di kota minyak ini.
"Saya agak terusik kita ada cagub yang berkampanye untuk tidak memilih salah satu paslon karena dianggap bukan orang asli Riau. Bisa dibayangkan ke depannya. Andaikata paslon ini menang, masyarakat Riau akan terpecah pecah. Jujur kami pilih pak Arsjadjuliandi Rachman yang bisa mengayomi semua etnis yang ada di Riau," ujar Wan Munir, Selasa (3/4/2018).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Agustiar Tanjung atau biasa disapa Mak Adang. Mantan ketua IKMR Mandau ini sangat berharap Arsyadjuliandi Rachman bisa melanjutkan program yang sudah ada.
"Beliau kalau ke Duri selalu ajak duduk tokoh tokoh lintas etnis untuk dialog dan mendengar masukan langsung soal pembangunan dan kondisi Mandau dan sekitarnya," ujar Mak Adang.
Begitu pula pendapat Holden Simanjuntak, warga Simpang Geroga. Menurutnya ada rasa was was jika isu etnis dijadikan jualan paslon di Mandau. "Kita khawatir akan merusak keharmonisan masyarakat berbilang kaum yang sudah lama terjaga. Indonesia itu besar karena keragaman. Tak usahlah mengedepankan isu etnis juga ketika Indonesia sudah merdeka 72 tahun lebih. Picik itu," ungkapnya.(int/nol)
Hal ini diungkapkan oleh Wan Munir salah satu masyarakat Mandau asal Kubu Rokan Hilir. Wan Munir yang sudah sejak tahun 70 an menetap dan hidup nyaman, tenang berusaha di Duri. Ia merasa kerukunan antar etnis dan suku tidak ada masalah di kota minyak ini.
"Saya agak terusik kita ada cagub yang berkampanye untuk tidak memilih salah satu paslon karena dianggap bukan orang asli Riau. Bisa dibayangkan ke depannya. Andaikata paslon ini menang, masyarakat Riau akan terpecah pecah. Jujur kami pilih pak Arsjadjuliandi Rachman yang bisa mengayomi semua etnis yang ada di Riau," ujar Wan Munir, Selasa (3/4/2018).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Agustiar Tanjung atau biasa disapa Mak Adang. Mantan ketua IKMR Mandau ini sangat berharap Arsyadjuliandi Rachman bisa melanjutkan program yang sudah ada.
"Beliau kalau ke Duri selalu ajak duduk tokoh tokoh lintas etnis untuk dialog dan mendengar masukan langsung soal pembangunan dan kondisi Mandau dan sekitarnya," ujar Mak Adang.
Begitu pula pendapat Holden Simanjuntak, warga Simpang Geroga. Menurutnya ada rasa was was jika isu etnis dijadikan jualan paslon di Mandau. "Kita khawatir akan merusak keharmonisan masyarakat berbilang kaum yang sudah lama terjaga. Indonesia itu besar karena keragaman. Tak usahlah mengedepankan isu etnis juga ketika Indonesia sudah merdeka 72 tahun lebih. Picik itu," ungkapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas
Manuver Plt Bupati Kuansing: Kunjungi Sukarmis dan Muslim di Lapas Pasca-OTT KPK
Dua Pekerja Tewas Akibat Serangan Harimau, BBKSDA Riau Desak Perusahaan Benahi Sistem Pengamanan
Bimtek Demokrat di Pacitan, HM Sumardany Tekankan Pentingnya Komitmen Kader Perjuangkan Program Pro Rakyat
Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
Wabup Mukhlisin Jadi Plt Bupati Kuansing, Warga Ingatkan Filosofi 'Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti'
Kasus Jual Beli Jabatan Sekda Kuansing Terbongkar, KPK Diminta Usut Posisi Kepala Dinas