PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Lukman Edy Lakukan Kampanye Dialogis di Kuansing
KUANSING, Riauin.com - Dalam kampanye dialogis di Desa Pulau Binjai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kamis (22/3/2018) siang, salah seorang tokoh masyarakat setempat, Eka Putra mengatakan, bahwa satu-satunya paslon yang berani melakukan kontrak politik kepada rakyat Rp 1 Miliar per desa hanya Lukman Edy - Hardianto.
Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) khususnya maupun Riau pada umumnya untuk memilih dan memenangkan Lukman Edy Hardianto di Pilgubri 27 Juni 2018 mendatang.
"Kami masyarakat di Kecamatan Kuantan Mudik tidak lagi pernah merasakan bantuan dari Pemprov Riau, salah satunya dalam pembangunan masjid-masjid. Karena itu, kami akan memenangkan paslon Lukman Edy - Hardianto agar program Rp 1 M per desa dapat direalisasikan, " pungkasnya.
Masyarakat di Kuansing merasa yakin dengan realisasi program tersebut karena dalam salah satu pasal disebutkan, apabila dalam 2 tahun kepemimpinan Lukman Edy - Hardianto tidak menjalankan program itu maka paslon mengundurkan diri.
"Kontrak politik ini ditandangani oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun tokoh perempuan diatas materai Rp 6000. Jika kepemimpinan Pak LE dan Pak Hardianto selama dua tahun tak merealisasikannya maka rakyat Riau akan menggugat mereka ke pengadilan. Jadi ini bukan sekedar janji kosong, tapi wajib hukumnya dilaksanakan mereka jika terpilih nantinya," terang Eka Putra. (rls)
Oleh karena itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) khususnya maupun Riau pada umumnya untuk memilih dan memenangkan Lukman Edy Hardianto di Pilgubri 27 Juni 2018 mendatang.
"Kami masyarakat di Kecamatan Kuantan Mudik tidak lagi pernah merasakan bantuan dari Pemprov Riau, salah satunya dalam pembangunan masjid-masjid. Karena itu, kami akan memenangkan paslon Lukman Edy - Hardianto agar program Rp 1 M per desa dapat direalisasikan, " pungkasnya.
Masyarakat di Kuansing merasa yakin dengan realisasi program tersebut karena dalam salah satu pasal disebutkan, apabila dalam 2 tahun kepemimpinan Lukman Edy - Hardianto tidak menjalankan program itu maka paslon mengundurkan diri.
"Kontrak politik ini ditandangani oleh tokoh masyarakat, tokoh pemuda, maupun tokoh perempuan diatas materai Rp 6000. Jika kepemimpinan Pak LE dan Pak Hardianto selama dua tahun tak merealisasikannya maka rakyat Riau akan menggugat mereka ke pengadilan. Jadi ini bukan sekedar janji kosong, tapi wajib hukumnya dilaksanakan mereka jika terpilih nantinya," terang Eka Putra. (rls)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK