PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
Bupati Inhil Tinjau Bencana Longsor Desa Tanjung Baru Tanah Merah
ilustrasi
BUPATI Indragiri Hilir, Provinsi Riau Muhammad Wardan meninjau lokasi terjadinya bencana tanah longsor di Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanah Merah, Selasa.
"Saya atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan turut berduka kepada korban bencana alam, semoga kita semua diberi ketabahan dan kesabaran dalam mengahadapi cobaan ini," kata Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Desa Tanjung Baru.
Ia menyampaikan bahwa musibah tidak dapat ditebak kapan akan terjadi, dan musibah adalah bentuk ujian dari yang maha kuasa untuk meningkatkan ketakwaan hambanya.
"Semoga dengan musibah ini, kita dapat mengambil hikmahnya," ditambahkan Wardan, seperti dilansir dari Antara.
Ia mengimabu kepada kepala desa setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian yang terjadi akibat bencana longsor ini.
"Nanti data itu akan dilaporkan ke pihak provinsi dan pusat," terangnya.
Ia mengatakan akan mengajukan usulan bantuan baik ke provinsi maupun pusat untuk membantu korban yang terkena bencana alam.
"Kedepan akan kita diskusikan lagi, apakah rumah yang saat sekarang ini diperbaiki atau akan direlokasi di lokasi lain yang dinilai tidak rawan terjadinya longsor," paparnya.
Kemudian, lanjutnya, bantuan yang diberikan saat ini hanya berupa simbolis saja, namun, besok semuanya akan menerima bantuan yang sama.
"Bantuan yang kami berikan, diharapkan dapat membantu meringankan beban bapak/ibu sekalian," ujarnya.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Tanjung Baru ini tercatat mengakibatkan sebanyak 30 rumah milik warga mengalami kerusakan berat.
30 rumah milik warga yang terkena longsor ini terdiri dari 37 kepala keluarga dan 99 jiwa.(ria)
"Saya atas nama pemerintah dan pribadi mengucapkan turut berduka kepada korban bencana alam, semoga kita semua diberi ketabahan dan kesabaran dalam mengahadapi cobaan ini," kata Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Desa Tanjung Baru.
Ia menyampaikan bahwa musibah tidak dapat ditebak kapan akan terjadi, dan musibah adalah bentuk ujian dari yang maha kuasa untuk meningkatkan ketakwaan hambanya.
"Semoga dengan musibah ini, kita dapat mengambil hikmahnya," ditambahkan Wardan, seperti dilansir dari Antara.
Ia mengimabu kepada kepala desa setempat untuk segera melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian yang terjadi akibat bencana longsor ini.
"Nanti data itu akan dilaporkan ke pihak provinsi dan pusat," terangnya.
Ia mengatakan akan mengajukan usulan bantuan baik ke provinsi maupun pusat untuk membantu korban yang terkena bencana alam.
"Kedepan akan kita diskusikan lagi, apakah rumah yang saat sekarang ini diperbaiki atau akan direlokasi di lokasi lain yang dinilai tidak rawan terjadinya longsor," paparnya.
Kemudian, lanjutnya, bantuan yang diberikan saat ini hanya berupa simbolis saja, namun, besok semuanya akan menerima bantuan yang sama.
"Bantuan yang kami berikan, diharapkan dapat membantu meringankan beban bapak/ibu sekalian," ujarnya.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di Desa Tanjung Baru ini tercatat mengakibatkan sebanyak 30 rumah milik warga mengalami kerusakan berat.
30 rumah milik warga yang terkena longsor ini terdiri dari 37 kepala keluarga dan 99 jiwa.(ria)
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman